Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

BREAKING! Prabowo: Aspirasi Rakyat Harus Didengar, Anarkisme Harus Ditindak!

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pimpinan Parpol dan Ketua DPR, MPR, dan DPD meyampaikan pernyataan sikap terkati kondisi stabilitas saar ini. - YouTube Setpres -
Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pimpinan Parpol dan Ketua DPR, MPR, dan DPD meyampaikan pernyataan sikap terkati kondisi stabilitas saar ini. - YouTube Setpres -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Polkam - Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya buka suara terkait perkembangan situasi politik dan keamanan di Jakarta serta sejumlah kota lain. 
 

Seusai berdiskusi dengan Ketua DPR RI, Ketua MPR RI, dan para ketua umum partai politik baik di dalam maupun di luar koalisi, Prabowo menyampaikan sikap resmi pemerintah.
 

Hormati Aspirasi, Tegur Aparat Brutal
 

Prabowo menegaskan negara menghormati kebebasan menyampaikan pendapat dan aspirasi murni masyarakat. Ia juga menyoroti adanya tindakan aparat yang dinilai berlebihan.
 

“Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, Kepolisian RI sudah saya minta lakukan pemeriksaan cepat, transparan, dan bisa dipantau publik,” tegasnya.
 

DPR dan Parpol Ambil Langkah Tegas
 

Presiden menyebut para ketua umum parpol telah mengambil langkah disiplin terhadap anggota DPR masing-masing yang dianggap menyampaikan pernyataan keliru.
 

“Terhitung 1 September 2025, mereka dicabut keanggotaannya dari DPR RI,” ungkapnya.
Selain itu, pimpinan DPR juga sepakat mencabut sejumlah kebijakan, mulai dari besaran tunjangan hingga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
 

Aspirasi Damai Dilindungi, Anarkis Ditindak
 

Prabowo menegaskan hak rakyat untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat secara damai akan terus dilindungi negara. Namun ia mengingatkan, aksi anarkis tidak bisa ditoleransi.
 

“Kalau ada perusakan fasilitas umum, penjarahan, atau bahkan makar, itu pelanggaran hukum. Aparat harus bertindak tegas,” katanya.
 

Panggil Tokoh Rakyat dan Mahasiswa
 

Presiden juga meminta pimpinan DPR mengundang tokoh masyarakat dan mahasiswa untuk berdialog langsung. Ia menegaskan pemerintah siap menerima masukan dan kritik dari berbagai kalangan.
 

“Saya minta semua kementerian dan lembaga terbuka pada koreksi. Pemerintah bertekad memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat paling kecil dan tertinggal,” ucapnya.

 

Jaga Persatuan, Tolak Adu Domba

 

Menutup pernyataannya, Prabowo mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak provokasi.
 

“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan mau kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa merusak fasilitas umum,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: