Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Banjir Jakarta Meluas Hingga Malam, 80 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam!

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 22 Januari 2026 | 20:48 WIB
Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya bantu penanganan banjir di Jakarta - Foto: Dok PMJ -
Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya bantu penanganan banjir di Jakarta - Foto: Dok PMJ -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta — Hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta sepanjang Kamis (22/1/2026) kembali menunjukkan dampak serius. Hingga Kamis malam, banjir dan genangan air terus meluas, memukul permukiman warga, ruas jalan utama, hingga layanan transportasi publik. 
 

Data terbaru BPBD DKI Jakarta mencatat peningkatan signifikan wilayah terdampak dibandingkan kondisi sore hari.
 

Jumlah RT tergenang melonjak hampir dua kali lipat, disertai lumpuhnya sejumlah jalur vital yang memicu kemacetan panjang di berbagai penjuru ibu kota.
 

Wilayah Terdampak Terus Bertambah
 

Berdasarkan pembaruan data BPBD DKI Jakarta hingga pukul 20.00 WIB, banjir kini merendam 80 RT yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta. Angka ini meningkat drastis dari sebelumnya 45 RT pada sore hari.
 

Tak hanya permukiman, 23 ruas jalan utama juga masih terendam hingga malam, mengganggu mobilitas warga. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 90 sentimeter, bahkan di beberapa titik dilaporkan mencapai 1,1 meter, khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
 

Jalan Protokol Tergenang, Arus Lalu Lintas Lumpuh
 

Sejumlah titik baru dilaporkan mengalami gangguan serius:

- Jakarta Pusat: Jalan Letjen Suprapto (jalur lambat) terendam hingga 30 cm, memaksa pengalihan arus ke jalur cepat.

- Jakarta Barat: Flyover Pesing serta kawasan Jalan Raya Cipulir–Ciledug Raya tergenang, menyebabkan kemacetan dan kendaraan roda dua tersendat.

- Jakarta Timur: Jalan D.I. Panjaitan, Cawang, dilaporkan lumpuh total. Banyak pengendara motor mogok setelah nekat menerobos banjir, memicu kemacetan horor sejak pagi hingga malam.

Selain itu, kemacetan juga terjadi di Jalan Boulevard Kelapa Gading dan sejumlah arteri lain akibat perlambatan kendaraan.
 

Permukiman Warga Terendam
 

Beberapa kawasan dengan genangan cukup tinggi antara lain:

- Kebon Pala, Jatinegara: ketinggian air mencapai 80 cm.

- Petogokan, Jakarta Selatan: sekitar 50 cm.

- Kedaung Kaliangke, Cengkareng: terdampak luapan air sungai.
 

Kondisi ini memaksa sebagian warga membatasi aktivitas dan bersiaga menghadapi kemungkinan air terus naik.
 

Transportasi dan Layanan Publik Terdampak
 

Banjir juga berdampak pada layanan transportasi. Penumpang Kereta Cepat Whoosh diberikan kebijakan reschedule bagi perjalanan yang terganggu akibat akses menuju stasiun tergenang banjir.
 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pada tahun 2026, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran sekitar Rp31 miliar untuk mitigasi bencana hidrometeorologi melalui penyemaian awan guna menekan intensitas hujan.
 

Status Pintu Air Masih Siaga
 

Pantauan tinggi muka air menunjukkan kondisi masih fluktuatif:

- Pintu Air Manggarai sempat menyentuh level 750 cm (Siaga).

- Pintu Air Pasar Ikan berstatus Siaga 2, dipengaruhi cuaca buruk dan potensi rob.

OMC difokuskan untuk memecah awan hujan di wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, dan Bekasi guna mengurangi beban curah hujan di Jakarta.
 

Imbauan dan Kontak Darurat
 

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada dan memantau perkembangan kondisi secara real-time. Untuk keadaan darurat atau kebutuhan evakuasi, masyarakat dapat menghubungi:
 

- Jakarta Siaga: 112 (24 jam)

- Aplikasi JAKI melalui fitur Pantau Banjir

- Peta Pantau Banjir Jakarta dan Tinggi Muka Air Online Dinas SDA
 

Pemerintah mengingatkan, potensi hujan masih dapat terjadi dan warga diminta menghindari jalur tergenang serta tidak memaksakan kendaraan melintas demi keselamatan.rajamedia

Komentar: