Banjir Jadi Jeritan Warga, Ketua DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Normalisasi Sungai
RAJAMEDIA.CO - Kota Bekasi – Banjir masih jadi momok tahunan di Kota Bekasi. Dalam masa reses 12–17 Februari 2026, anggota DPRD kebanjiran keluhan warga yang meminta penanganan serius dan terukur.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengakui persoalan banjir menjadi isu paling dominan yang disampaikan masyarakat.
“Banyak daerah terkena banjir seperti Harapan Indah, Pondok Sani dan wilayah lainnya. Warga ingin ada pembangunan tanggul, normalisasi kali dan perbaikan saluran agar banjir tidak terus berulang,” kata Sardi kepada wartawan, Jumat, 27 Februari 2026.
Perbatasan Jadi Titik Rawan
Menurut Sardi, kawasan perbatasan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu titik krusial. Wilayah seperti Harapan Indah, Bekasi Utara, dan Bekasi Timur disebut paling sering terdampak.
Warga mendesak agar normalisasi sungai segera dilakukan, terutama di aliran yang melintasi dua wilayah administrasi tersebut.
“Wali Kota sudah berkoordinasi dengan Kabupaten Bekasi untuk melakukan normalisasi di daerah perbatasan. Ini harus ditindaklanjuti cepat karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga,” ujarnya.
Infrastruktur Rusak Ikut Dikeluhkan
Tak hanya banjir, persoalan infrastruktur juga menjadi sorotan dalam reses. Jalan rusak di sejumlah titik dilaporkan mengganggu aktivitas warga dan memperparah kondisi saat musim hujan.
DPRD memastikan seluruh aspirasi akan dibahas dalam pembahasan program dan anggaran, agar penanganan banjir tidak lagi bersifat tambal sulam.
Bagi warga Bekasi, yang dibutuhkan bukan lagi janji, tetapi kerja konkret: tanggul berdiri, sungai dinormalisasi, dan saluran air berfungsi. Sebab setiap musim hujan datang, kekhawatiran yang sama selalu terulang.![]()
Dunia 3 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Opini | 5 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu