Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Banjir Jakarta Belum Surut, 90 RT dan 9 Ruas Jalan Masih Tergenang Hingga Sabtu Pagi

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:42 WIB
Petugas dari BPBD DKI Jakartasedang mengevakuasi koran banjir - X BPD DKI Jakarta -
Petugas dari BPBD DKI Jakartasedang mengevakuasi koran banjir - X BPD DKI Jakarta -

RAJAMEDIA.CO -Jakarta, Banjir Ibu Kota — Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Jakarta hingga Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota sejak beberapa hari terakhir membuat genangan air belum sepenuhnya surut, terutama di wilayah Jakarta Barat yang tercatat sebagai kawasan terdampak terparah.
 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga pagi ini sebanyak 90 Rukun Tetangga (RT) dan 9 ruas jalan masih terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.
 

Jakarta Barat Jadi Wilayah Terparah
 

BPBD mencatat, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Setidaknya 10 ruas jalan di kawasan ini masih terendam air dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.
 

Beberapa wilayah pemukiman padat, termasuk Kelurahan Kapuk Muara, dilaporkan masih tergenang dan memerlukan penanganan intensif, baik melalui penyedotan air maupun evakuasi warga rentan.
 

Debit Sungai Meningkat, Katulampa Sempat Siaga 3
 

Selain hujan lokal, banjir juga dipicu oleh peningkatan debit air sungai. Bendung Katulampa di Bogor sempat mencapai status Siaga 3 pada Jumat siang, yang berdampak langsung pada kenaikan aliran Sungai Ciliwung menuju Jakarta.
 

BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan ketat terhadap Tinggi Muka Air (TMA) di sejumlah pintu air strategis, seperti Manggarai, Karet, dan Pasar Ikan, guna mengantisipasi potensi banjir lanjutan.
 

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem
 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Jabodetabek sepanjang hari ini.
 

Peringatan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan banjir dan bantaran sungai.
 

BPBD Kerahkan Personel dan Pompa Air
 

Untuk mempercepat penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan ratusan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke titik-titik genangan. Personel gabungan dikerahkan untuk membantu evakuasi warga, penyedotan air, hingga pendistribusian bantuan logistik.
 

BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (DSDA), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dalam pengoperasian ratusan pompa stasioner dan mobile.
 

Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang
 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BMKG dan BNPB terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 27 Januari 2026. Langkah ini dilakukan dengan penyemaian garam (NaCl) di awan untuk mengalihkan potensi hujan lebat agar turun di wilayah laut sebelum mencapai daratan Jakarta.
 

Sekolah Terapkan PJJ, Warga Diminta Tetap Waspada
 

Akibat cuaca ekstrem dan banjir yang meluas, seluruh sekolah di Jakarta sebelumnya telah diinstruksikan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) demi keselamatan peserta didik.
 

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat melalui Call Center Jakarta Siaga 112. Warga juga dapat memantau ketinggian air secara real-time melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta.rajamedia

Komentar: