Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Ara Datangi Rumah Papan di Kendari, BSPS Siap Ubah Jadi Hunian Layak Permanen

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 30 Mei 2026 | 00:44 WIB
Foto: Dok Kementerian PKP - RMN -
Foto: Dok Kementerian PKP - RMN -

RAJAMEDIA.CO — Kendari — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turun langsung meninjau calon penerima bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).
 

Dalam kunjungan tersebut, Ara didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.
 

Rumah Papan di Pesisir Jadi Sorotan
 

Lokasi peninjauan berada di kawasan pesisir RT 2 RW 1 Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, tak jauh dari Jembatan Teluk Kendari.
 

Rombongan meninjau rumah milik Ibrahim dan istrinya, Ibu Nanang, yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah papan dengan kondisi memprihatinkan.

Kondisi rumah dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan segera melalui program BSPS.
 

“Alhamdulillah bisa dapat bantuan dari pemerintah, yang sebelumnya papan menjadi permanen,” ujar Ibu Nanang haru.
 

Suami Sakit Diabetes, Istri Jualan Minuman Saset
 

Ibu Nanang menceritakan suaminya sudah empat tahun terakhir tidak bekerja karena menderita diabetes.
 

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia berjualan minuman saset kepada anak-anak dan warga sekitar.
 

Meski penghasilannya terbatas, ia tetap berusaha mencukupi kebutuhan rumah tangga.
 

Selain rumah Ibrahim, rombongan juga mengunjungi rumah Jumadiah, istri dari Hatta, yang juga menjadi penerima BSPS.
 

Jumadiah sehari-hari berjualan gorengan sambil merawat suaminya yang terkena stroke.
 

Renovasi Dimulai 1 Juni
 

Maruarar mengatakan berdasarkan komitmen Balai Prasarana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi III, perbaikan rumah akan dimulai pada 1 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 25 Agustus 2026.
 

“Setelah kami lihat, memang kondisi rumahnya sudah sangat tidak layak huni dan berhak mendapatkan bantuan BSPS,” ujar Ara.
 

Warga Disiapkan Rusun Sementara
 

Selama proses renovasi berlangsung, Pemerintah Kota Kendari menyiapkan rumah susun sebagai tempat tinggal sementara bagi warga penerima bantuan.
 

Ara mengapresiasi langkah Wali Kota Kendari yang dinilai cepat membantu masyarakat agar tetap memiliki tempat tinggal layak selama rumah diperbaiki.
 

“Kami mengapresiasi dukungan tersebut agar masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama rumahnya diperbaiki,” katanya.
 

Alokasi BSPS Sultra Melonjak
 

Ara juga menyampaikan terima kasih kepada Komisi V DPR RI atas dukungan terhadap program perumahan di Sulawesi Tenggara.
 

Menurutnya, dukungan tersebut membuat alokasi BSPS di Sultra meningkat drastis.
 

Jika pada 2025 hanya sebanyak 1.129 unit rumah, maka pada 2026 meningkat menjadi 8.973 unit rumah di berbagai kabupaten dan kota.
 

Data BPS Dinilai Bantu Tepat Sasaran
 

Ara turut mengapresiasi dukungan BPS dalam penyediaan data masyarakat penerima bantuan.
 

Menurutnya, data yang akurat sangat penting agar program perumahan benar-benar tepat sasaran dan menjangkau warga yang membutuhkan.
 

“Data yang baik membantu bantuan lebih tepat sasaran,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: