Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Kapolri dan Jaksa Agung Kompak: Tak Ada Masalah, Sinergi Makin Diperkuat

Laporan: Firman
Selasa, 14 Juli 2026 | 10:26 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjukkan kekompakan. Keduanya bertemu di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) - Foto: Dok. Humas Polri -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjukkan kekompakan. Keduanya bertemu di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) - Foto: Dok. Humas Polri -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Polkam — Di tengah sorotan publik terhadap berbagai penanganan perkara besar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjukkan kekompakan. Keduanya bertemu di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026), untuk memperkuat sinergi dua institusi penegak hukum dalam sistem peradilan pidana Indonesia.
 

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi penegasan bahwa hubungan Polri dan Kejaksaan tetap solid dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
 

Perkuat Criminal Justice System
 

Kapolri mengatakan, koordinasi antara Polri dan Kejaksaan merupakan fondasi penting dalam memperkuat criminal justice system atau sistem peradilan pidana terpadu.
 

Menurutnya, kedua institusi harus terus membangun komunikasi dan kerja sama agar proses penegakan hukum berjalan semakin efektif.
 

"Ke depan, sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian akan terus kita perkuat dan kita perkokoh sebagai bagian dari sistem peradilan pidana," ujar Jenderal Sigit.
 

Penyidik dan Jaksa Akan Saling Belajar
 

Salah satu hasil pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah rencana peningkatan program pertukaran pendidikan antara penyidik Polri dan jaksa.
 

Program itu diharapkan mampu memperkuat koordinasi sejak tahap penyidikan hingga penuntutan sehingga kualitas penegakan hukum semakin baik.
 

Menurut Kapolri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci menghadirkan pelayanan hukum yang lebih profesional kepada masyarakat.
 

Kapolri: Tidak Ada Masalah
 

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Kapolri menegaskan tidak ada persoalan antara Polri dan Kejaksaan.
 

Sebaliknya, kedua institusi sepakat menjaga komunikasi yang intensif hingga ke tingkat daerah.
 

"Tidak ada masalah di antara dua institusi ini. Kami sepakat untuk terus bersilaturahmi dan memperkuat koordinasi sampai ke tingkat provinsi maupun kabupaten," tegasnya.
 

Jaksa Agung: Sinergi Sudah Terjalin Lama
 

Senada dengan Kapolri, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan hubungan Kejaksaan dan Polri bukanlah sesuatu yang baru.
 

Menurutnya, sinergi tersebut telah berlangsung sejak lama dan merupakan amanat sistem peradilan pidana di Indonesia.
 

"Ini bukan program baru. Dari dulu kami sudah membangun hubungan kerja yang baik, dan sekarang tinggal memperkuatnya lagi," kata Burhanuddin.
 

Kualitas Penuntutan Berawal dari Penyidikan
 

Jaksa Agung menekankan pentingnya kualitas penyidikan sebagai fondasi keberhasilan proses penuntutan.
 

Menurutnya, penyidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik, dan pada akhirnya melahirkan putusan pengadilan yang berkualitas.
 

Karena itu, koordinasi antara penyidik Polri dan jaksa harus terus diperkuat demi menghadirkan keadilan bagi masyarakat.
 

Satu Tujuan: Rasa Aman dan Keadilan
 

Burhanuddin menegaskan Polri dan Kejaksaan merupakan bagian dari satu kesatuan dalam menjalankan tugas negara.
 

Kedua lembaga memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan keadilan bagi masyarakat.
 

Pertemuan tersebut menjadi penegasan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung agenda penegakan hukum nasional dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tajam, Terpercaya.rajamedia

Komentar: