WFH Jumat Resmi Berlaku, Mendikdasmen Ingatkan ASN: Ini Bukan Hari Libur!
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Pemerintah resmi menjalankan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Langkah ini bukan sekadar fleksibilitas kerja, tapi bagian dari strategi besar efisiensi energi nasional.
Namun satu pesan tegas disampaikan: WFH bukan hari libur.
Pengawasan Ketat, Kinerja Tetap Ditagih
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memastikan sistem pengawasan kinerja ASN tetap berjalan ketat meski bekerja dari rumah.
“Ada mekanisme yang kami kembangkan terkait tagihan kinerja yang harus dipenuhi saat bekerja dari rumah,” tegasnya melansir laman RRI, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, skema ini bukan hal baru. Sistem serupa pernah diterapkan saat pandemi COVID-19 dan kini diperbarui sesuai kebutuhan.
Reward dan Sanksi Jalan Bersama
Abdul Mu’ti menegaskan, pemantauan kinerja dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. ASN tetap harus memenuhi target kerja yang telah ditetapkan.
Tak hanya itu, pemerintah juga menerapkan sistem reward and punishment sebagai bagian dari pembinaan.
“Ini untuk memastikan disiplin tetap terjaga dan produktivitas tidak menurun,” ujarnya.
Bukan Libur, Tapi Pola Kerja Baru
Kebijakan WFH ditegaskan bukan ruang untuk bersantai. ASN tetap wajib menyelesaikan pekerjaan seperti biasa, hanya saja dengan pola kerja yang lebih fleksibel.
Langkah ini diambil untuk menekan konsumsi energi sekaligus mendorong budaya kerja yang lebih efisien dan adaptif.
Layanan Publik Tetap Jalan
Untuk sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, pemerintah memastikan layanan tetap berjalan normal.
Unit layanan terpadu di lingkungan kementerian tetap beroperasi dengan skema work from office (WFO) guna menjaga pelayanan publik tidak terganggu.
Sekolah Tetap Tatap Muka
Sementara itu, kegiatan belajar mengajar tidak terdampak kebijakan ini. Proses pendidikan tetap berjalan normal dengan sistem tatap muka lima hari sekolah.
Tidak ada perubahan jadwal maupun metode pembelajaran.
Evaluasi Dua Bulan
Kebijakan WFH setiap Jumat ini akan diuji efektivitasnya selama dua bulan ke depan. Pemerintah akan mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi energi dan produktivitas ASN.
Jika efektif, bukan tidak mungkin pola kerja ini menjadi standar baru birokrasi Indonesia.
Satu garis tegas dari pemerintah: hemat energi jalan, kinerja tetap gaspol.![]()
Pendidikan 4 hari yang lalu
Dunia | 3 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Ekbis | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
