Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo: Tak Hanya Infrastruktur, SDM Juga Diperkuat

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:47 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah. - Humas DPR -
Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah. - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Arah pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan mendapat apresiasi dari Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah.
 

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Ijeck itu menilai rencana pembangunan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan dasar masyarakat.
 

Ijeck menyampaikan pandangannya usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
 

Pembangunan Tak Sekadar Bangun Infrastruktur
 

Menurut Ijeck, program yang disampaikan Presiden menunjukkan upaya membangun fondasi pembangunan secara lebih menyeluruh.
 

Pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga stabilitas harga komoditas dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 

“Setelah mendengar apa yang disampaikan Pak Presiden, baik apa yang sudah dilaksanakan di tahun 2026 maupun yang akan direncanakan untuk pembangunan di tahun 2027, saya melihat sangat baik. Rencana kerja pembangunan tidak hanya bicara infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia,” ujar Ijeck.
 

Pendidikan Jadi Kunci Buka Kesempatan
 

Ijeck memberikan perhatian khusus terhadap sektor pendidikan.
 

Ia menyoroti rencana pemerintah mengembangkan sekolah unggulan serta memperluas pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
 

Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
 

Pendidikan, kata Ijeck, menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
 

Infrastruktur Mulai Buka Akses Masyarakat
 

Di sektor infrastruktur, Ijeck melihat pembangunan konektivitas mulai memberikan dampak bagi aktivitas masyarakat di berbagai daerah.
 

Infrastruktur yang dibangun tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membantu pengangkutan komoditas serta membuka akses menuju sekolah dan fasilitas pelayanan publik.
 

“Infrastruktur yang tadi kita lihat sudah banyak. Tempat-tempat yang selama ini perjalanan masyarakat, baik untuk mengangkat komoditas maupun menuju tempat sekolah atau tempat lainnya sangat sulit, sudah mulai banyak pembangunan,” jelasnya.
 

Meski belum seluruh pembangunan rampung, Ijeck menilai proses tersebut harus dilakukan secara bertahap hingga seluruh target dapat diselesaikan.
 

Layanan Kesehatan Harus Merata
 

Ijeck juga mengapresiasi rencana pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penguatan puskesmas di berbagai daerah.
 

Menurutnya, fasilitas kesehatan tingkat pertama harus diperkuat secara merata agar masyarakat tidak selalu bergantung pada fasilitas kesehatan yang berada jauh dari tempat tinggal.
 

Penguatan puskesmas dinilai dapat membuat pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau sekaligus meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat di daerah.
 

Stabilitas Harga Ikut Jadi Perhatian
 

Selain pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, Ijeck menilai stabilitas harga komoditas juga menjadi bagian penting dari pembangunan.
 

Harga komoditas berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat sekaligus keberlangsungan aktivitas ekonomi di daerah.
 

Karena itu, kebijakan pembangunan perlu memperhatikan keseimbangan antara pembangunan fisik, peningkatan kualitas SDM, pelayanan dasar, dan stabilitas ekonomi masyarakat.
 

Pembangunan Harus Berkesinambungan
 

Lebih jauh, Ijeck menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan nasional.
 

Menurutnya, program strategis tidak boleh berhenti hanya karena terjadi pergantian kepemimpinan nasional.
 

Perencanaan pembangunan jangka panjang harus menjadi pijakan bersama agar program yang telah dirancang dapat dilanjutkan dan diselesaikan secara bertahap.
 

“Ke depan harusnya kita akan menjadi lebih baik dengan konsistennya rencana pembangunan dan komitmennya pemerintah. Pembangunan jangka panjang ini harus berkesinambungan. Tidak bisa hanya berhenti pada saat presiden yang berkeinginan,” tegasnya.
 

Infrastruktur, SDM, dan Pelayanan Harus Berjalan Bersama
 

Bagi Ijeck, pembangunan nasional akan semakin kuat apabila pembangunan fisik berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia dan pelayanan dasar.
 

Infrastruktur membuka akses, pendidikan meningkatkan kualitas SDM, sementara kesehatan memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas secara produktif.
 

Ketiganya membutuhkan kesinambungan kebijakan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
 

Pembangunan bukan sekadar membangun apa yang terlihat, tetapi memastikan masyarakat memiliki akses, kemampuan, dan kualitas hidup yang semakin baik.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: