Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Raja Tega! Anak Tamara 12 Kali Ditenggelamkan, Terlama Nyaris 1 Menit

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 13 Februari 2024 | 00:15 WIB
Rilis Polda Metro Jaya soal kasus kematian anak Tamara Tyasmara. (Foto: Dok Metro TV)
Rilis Polda Metro Jaya soal kasus kematian anak Tamara Tyasmara. (Foto: Dok Metro TV)

RAJAMEDIA.CO - Hukrim, Jakarta - Yudha Arfandi tersangkan kasus dugaan pembunuhan anak artis Tamara Tyasmara, tercatat 12 kali menenggelamkan Raden Andante Khalif Pramudityo (Dante).

Hal itu terungkap berdasarkan temuan polisi dari CCTV, ada momen pelaku menenggelamkan bocah yang masih berusia 6 tahun itu selama hampir 1 menit.

"Durasi bervariasi, 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik,4 detik 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik. Sedangkan yang terakhir 54 detik," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Wira Satya Triputra di Markas Polda Metro Jaya, Senin (12/2).

Tersangka Yudha selalu memantau lingkungan sekitar saat menjalankan aksinya. Yudha diduga hendak memastikan kalau tidak ada orang yang melihat aksinya.

"Tersangka melihat kanan dan kiri memastikan tidak ada orang yang melihat lalu kemudian memendamkan korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali," ungkap Wira.
 
Kronologi

Peristiwa ini bermula saat Dante bersama sang ibu, Tamara, berangkat ke rumah Yudha di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur pukul 11.30 WIB, Sabtu 27 Januari 2024.

Tamara mulanya hendak mengantarkan Dante bertemu anak Yudha berinisial MMA.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Yudha dengan anaknya dan korban berangkat menuju kolam renang di Taman Air Tirtamas, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sebelum berenang, tersangka mengajak korban dan anaknya untuk melakulan pemanasan. Selanjutnya anak tersangka dan korban masuk ke kolam anak-anak.

"Setelah itu tersangka, anak tersangka, dan korban pindah dari kolam anak-anak menuju kolam dewasa.

Kolam dewasa yang dimaksud Wira memiliki kedalaman 1,5 meter. Tersangka kemudian melakukan aksi memendam korban di bawah air dengan memegang pinggang korban.

"Setiap korban mau menggapai ke tepi, tersangka berusaha menarik badan maupun kaki korban agar tetap terus berenang. Tersangka melakukan hal tersebut kurang lebih empat kali," demikan Wira melansir laman metrotvnews.com.rajamedia

Komentar: