Prabowo Peringatkan Adu Domba dan Intervensi Asing di Balik Kerusuhan!

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Polkam - Presiden Prabowo Subianto secara khusus menyoroti upaya adu domba dan intervensi asing yang diduga berada di balik gelombang kerusuhan yang terjadi di berbagai daerah.
Dalam pidato resminya usai berdiskusi dengan pimpinan lembaga negara dan partai politik, Presiden mengingatkan seluruh rakyat Indonesia untuk tidak terprovokasi dan menjaga persatuan nasional.
Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo didampingi seluruh pimpinan partai politik baik koalisi maupun oposisi, menunjukkan kesatuan langkah elite politik dalam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan bangsa.
Peringatan Keras terhadap Intervensi Asing
Presiden dengan tegas menyatakan kecurigaannya terhadap campur tangan pihak asing dalam memanfaatkan situasi kerusuhan.
"Kita waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera, Indonesia bangkit," tegas Prabowo dalam pidatonya, di Istana Negara, Minggu (31/8).
Pernyataan ini mengindikasikan adanya temuan intelijen tentang keterlibatan pihak asing dalam memanfaatkan situasi demonstrasi untuk menciptakan instabilitas nasional.
Mekanisme Adu Domba yang Diwaspadai
Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap upaya sistematis yang dilakukan untuk memecah belah bangsa.
"Kita selalu diintervensi, jangan mau kita diadu domba," pesan Presiden kepada seluruh rakyat Indonesia.
Mekanisme adu domba yang diwaspadai meliputi provokasi melalui media sosial, penyebaran berita palsu, dan mobilisasi massa untuk tindakan anarkis yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Solidaritas Elite Politik Menghadapi Ancaman
Kehadiran seluruh pimpinan partai politik dalam pendampingan pidato Presiden menunjukkan solidaritas elite politik dalam menghadapi ancaman intervensi asing. Hal ini menandakan kesadaran bersama tentang seriusnya ancaman terhadap kedaulatan bangsa.
Prabowo menegaskan, "Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan mau kita diadu domba."
Seruan Gotong Royong Jaga Negara
Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk kembali kepada semangat gotong royong dalam menjaga kedaulatan negara.
"Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, negara kita," seru Prabowo.
Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi berbagai bentuk intervensi asing yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Pidato Presiden ini merupakan pernyataan politik terkuat yang menuduh adanya campur tangan asing dalam kerusuhan yang terjadi, sekaligus menunjukkan kesatuan langkah seluruh elite politik dalam menghadapi ancaman tersebut.
Pendidikan 5 hari yang lalu

Parlemen | 1 hari yang lalu
Keamanan | 2 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Info Haji | 6 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu