Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Prabowo–Megawati Bertemu, Isu Retak Langsung Rontok!

Laporan: Firman
Jumat, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3) - Foto: Dok Setkab RI -
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3) - Foto: Dok Setkab RI -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Spekulasi retaknya hubungan dua tokoh besar bangsa akhirnya terpatahkan. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3), justru memperlihatkan keakraban yang tak terbantahkan.
 

Alih-alih tegang, suasana pertemuan malah dinilai hangat dan penuh sinyal persatuan.
 

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, menilai pertemuan ini menjadi jawaban atas rumor yang beredar.
 

“Spekulasi hubungan retak itu terbantahkan. Yang terlihat justru kedekatan dan keharmonisan,” ujarnya, Jumat (20/3).
 

Menurutnya, momen ini menjadi simbol penting bahwa elite nasional tetap solid meski berbeda posisi politik.
 

Sinyal Adem di Tengah Ketidakpastian Global
 

Iwan menilai, keakraban Prabowo–Megawati membawa pesan menenangkan di tengah situasi global yang penuh gejolak.
 

Dunia sedang tidak stabil, tapi Indonesia justru menunjukkan kekuatan pada persatuan elite.
 

“Hari ini publik melihat simbol harmoni. Ini penting untuk menjaga stabilitas politik nasional,” katanya.
 

Gerindra–PDIP, Dua Kekuatan Bertemu
 

Pertemuan ini juga sarat makna politik. Prabowo dan Megawati adalah representasi dua kekuatan besar: Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
 

Ketika keduanya duduk bersama, pesan yang muncul jelas: tidak ada konflik besar di antara mereka.
 

Bahas Ekonomi hingga Konflik Global?
 

Meski tidak diungkap secara detail, Iwan menduga pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis.
 

Mulai dari kondisi ekonomi nasional hingga dampak konflik internasional seperti ketegangan di kawasan Timur Tengah.
 

Optimisme untuk Masa Depan Indonesia
 

Lebih dari sekadar pertemuan biasa, momen ini dinilai membawa harapan baru. Di tengah isu perpecahan, publik justru disuguhkan pemandangan elite yang rukun.
 

“Ini menebar optimisme. Indonesia butuh kekompakan, bukan konflik,” pungkas Iwan.
 

Pesan yang tertangkap jelas: saat dunia gaduh, Indonesia justru menunjukkan kedewasaan politik.rajamedia

Komentar: