DPR Soroti Kekerasan Seksual di Pesantren, Usul Satgas Khusus Dibentuk
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator – Anggota Komisi VIII DPR RI Muhamad Abdul Azis Sefudin menyoroti terulangnya kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Ia menilai kasus tersebut sudah masuk kategori serius karena terjadi berulang dan menunjukkan pola sistemik.
Dinilai Sudah Sistemik
Azis menyinggung kasus terbaru di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, sebagai alarm keras.
“Ini bukan lagi kasus per kasus, tapi sudah menunjukkan pola yang berulang dan sistemik,” kata Azis, Senin (4/5/2026).
Minta Kolaborasi Lintas Lembaga
Azis mendorong penanganan dilakukan secara terpadu, melibatkan:
1. Kementerian Agama
2. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3. Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Menurutnya, selama ini penanganan masih parsial dan belum optimal melindungi korban.
Usul Bentuk Satgas Pesantren
Azis juga mengusulkan pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di pesantren.
Satgas ini diharapkan:
1. Mempercepat penanganan kasus
2. Memastikan koordinasi lintas lembaga
3. Menguatkan sistem pencegahan
Perlu Sistem Pencegahan
Ia menekankan pentingnya langkah preventif, tidak hanya reaktif saat kasus muncul.
“Harus ada pengawasan ketat, edukasi, dan sistem pelaporan yang aman bagi santri,” ujarnya.
Negara Harus Hadir Lindungi Anak
Azis menegaskan negara wajib menjamin perlindungan anak, termasuk santri di pesantren.
“Pesantren adalah tempat menimba ilmu, bukan ruang yang melahirkan trauma,” tegasnya.
Kasus Pati Jadi Perhatian
Sebelumnya, Kementerian Agama di Pati menghentikan sementara penerimaan santri baru di pesantren tersebut.
Langkah lanjutan berupa evaluasi hingga kemungkinan pencabutan izin operasional juga tengah dipertimbangkan.
DPR Minta Langkah Nyata
DPR menilai diperlukan langkah luar biasa untuk menghentikan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan.
Penanganan menyeluruh dinilai penting demi melindungi masa depan generasi muda.![]()
Parlemen 6 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Daerah | 6 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu