Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Dunia Memanas, DPR Minta Rakyat Tetap Tenang: Lebaran Jadi Perekat Bangsa!

Laporan: Halim Dzul
Jumat, 20 Maret 2026 | 17:29 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi - Humas DPR =
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi - Humas DPR =

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Ketegangan global yang makin memanas mulai terasa dampaknya hingga ke dapur rakyat Indonesia. Konflik di kawasan Timur Tengah disebut berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama jelang momen Idulfitri.
 

Namun di tengah situasi ini, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik.
 

Gejolak geopolitik global berdampak langsung pada jalur distribusi energi dunia.
 

Kenaikan harga minyak internasional berpotensi menyeret naik harga bahan bakar, biaya logistik, hingga kebutuhan sehari-hari.
 

Efeknya? Bisa langsung dirasakan masyarakat.
 

"Jangan Panik, Antisipasi Harus Jalan"
 

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk bersiap sejak dini.
 

Menurutnya, meski Indonesia jauh dari pusat konflik, dampaknya tetap tak bisa dihindari.
 

“Langkah preventif penting agar dampak global tidak langsung membebani rakyat,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
 

WFH hingga Hemat Energi Disiapkan
 

Pemerintah disebut telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Mulai dari penghematan energi, pembatasan mobilitas, hingga opsi kebijakan work from home (WFH).
 

Langkah ini diharapkan bisa menjaga stabilitas ekonomi dan menahan lonjakan harga.
 

Jangan Termakan Isu!
 

Di tengah situasi global yang tak menentu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya.
 

Spekulasi liar dinilai bisa memicu kepanikan yang justru memperburuk keadaan.
 

Kunci utama: tetap rasional dan tidak terprovokasi.
 

Lebaran Jadi Kekuatan Sosial
 

Di balik tekanan global, ada satu kekuatan yang tak dimiliki semua negara: solidaritas masyarakat Indonesia.
 

Momentum Idulfitri dinilai bisa menjadi perekat sosial yang kuat. Tradisi saling memaafkan, berbagi, dan menjaga silaturahmi menjadi benteng menghadapi tekanan global.
 

“Di tengah dunia yang penuh konflik, kekuatan kita ada pada persatuan,” tegas Okta.
 

Rakyat Jadi Kunci Stabilitas
 

DPR menilai, keberhasilan Indonesia melewati krisis global bukan hanya bergantung pada kebijakan pemerintah.
 

Peran masyarakat sangat menentukan.
 

Tetap tenang, saling mendukung, dan menjaga persatuan menjadi kunci utama.
 

Lebaran tahun ini bukan sekadar perayaan—tapi pengingat: saat dunia bergejolak, Indonesia justru harus semakin solid.rajamedia

Komentar: