Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Sarmuji: Sistem Keselamatan Kereta Nasional Harus Dibongkar dan Dibenahi

Laporan: Halim Dzul
Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji - Humas DPR -
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Legislator — Kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur memicu reaksi keras dari DPR RI. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional.
 

Menurut Sarmuji, tragedi ini tidak boleh berhenti pada penyesalan. Negara wajib menjadikannya momentum pembenahan total.
 

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting. Evaluasi total terhadap sistem operasional, manajemen keselamatan, dan pengawasan harus segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Sarmuji di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
 

Bukan Sekadar Kecelakaan, Ini Alarm Sistem
 

Insiden yang terjadi Senin malam (27/4) di Stasiun Bekasi Timur disebut menjadi alarm serius bagi moda transportasi yang setiap hari digunakan jutaan warga.
 

Fraksi Golkar meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat, transparan, dan akuntabel dalam menangani dampak kecelakaan, sekaligus mengusut penyebab utama tabrakan tersebut.
 

Menurut Sarmuji, publik berhak mengetahui akar persoalan dan langkah konkret pencegahan.
 

Korban Harus Jadi Prioritas Utama
 

Selain menyoroti sistem, Sarmuji menyampaikan duka mendalam kepada korban meninggal maupun korban luka serta penumpang yang mengalami trauma psikologis.
 

“Kami menyampaikan simpati dan dukungan yang tulus kepada para korban. Keselamatan dan pemulihan mereka harus menjadi perhatian utama semua pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah harus hadir penuh melalui layanan medis, santunan, hingga pendampingan psikososial bagi keluarga korban.
 

“Pemerintah harus memastikan seluruh korban dan keluarganya mendapatkan bantuan maksimal dan menyeluruh,” katanya.

Evakuasi Harus Cepat, Koordinasi Tak Boleh Gagal
 

Sarmuji juga mengingatkan pentingnya respons darurat yang sigap dan terkoordinasi di lapangan. Dalam situasi seperti ini, kata dia, setiap detik menentukan nyawa.
 

“Proses penyelamatan harus dilakukan secara maksimal dengan koordinasi solid antar-instansi. Setiap detik sangat berharga dalam situasi darurat,” tandasnya.
 

Publik Menunggu Perubahan Nyata
 

Tragedi Bekasi kini menjadi ujian besar bagi pemerintah dan operator kereta api. Rakyat tidak hanya butuh penjelasan, tapi jaminan bahwa perjalanan esok hari akan lebih aman dari hari ini.rajamedia

Komentar: