Pesona Merdeka 2026 Dorong Generasi Muda Punya Rumah Pertama dan Kembangkan UMKM
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjadikan Pesona Merdeka 2026 sebagai momentum untuk mendorong generasi muda Indonesia memiliki rumah pertama sekaligus mengembangkan usaha dan UMKM.
Acara yang diinisiasi Shinta Maruarar Sirait dengan dukungan Kementerian PKP tersebut digelar di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Kegiatan melibatkan DWP Kementerian PKP, BP Tapera, Bank BRI, serta berbagai pelaku ekonomi kreatif.

Dorong Generasi Muda Punya Rumah Pertama
Maruarar mengatakan Pesona Merdeka 2026 tidak sekadar menjadi ajang kegiatan ekonomi kreatif, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan berbagai kemudahan pembiayaan perumahan kepada masyarakat.
Salah satunya melalui sosialisasi KUR Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Pesona Merdeka 2026 menjadi momentum bagi kami untuk terus mendorong generasi muda memiliki rumah pertama sekaligus mengembangkan usaha dan UMKM,” ujar Maruarar, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kepemilikan rumah pertama bagi generasi muda perlu terus didukung melalui akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
KUR Perumahan Gerakkan Ekonomi Lokal
Maruarar menjelaskan KUR Perumahan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membangun atau merenovasi rumah.
Skema tersebut juga dapat menjadi penggerak ekonomi bagi kontraktor lokal, toko bangunan, developer, dan pelaku UMKM yang terlibat dalam ekosistem pembangunan dan perbaikan rumah.
Dengan demikian, pembiayaan perumahan diharapkan tidak hanya menghasilkan hunian, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi dan lapangan usaha baru di berbagai daerah.
Transaksi Tembus Rp22,5 Miliar
Selama tiga hari pelaksanaan Pesona Merdeka 2026, tercatat transaksi KUR Perumahan sekitar Rp22,5 miliar.
Maruarar mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk berdiskusi langsung dengan para kontraktor, developer, toko bangunan, pelaku UMKM, serta penerima rumah subsidi.
Pertemuan langsung dengan pelaku di lapangan dinilai penting untuk mengetahui kebutuhan sekaligus berbagai kendala yang masih dihadapi masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan.
Plafon KUR Perumahan Naik Rp50 Triliun
Pemerintah juga telah meningkatkan plafon anggaran KUR Perumahan dari Rp34 triliun menjadi Rp50 triliun.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki rumah sekaligus mengembangkan usaha.
Peningkatan plafon diharapkan semakin memperkuat ekosistem perumahan, mulai dari pembangunan rumah hingga berbagai sektor usaha yang mendukungnya.
Sejalan Arahan Presiden Prabowo
Maruarar menegaskan pengembangan pembiayaan perumahan dan UMKM juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Semangatnya adalah menumbuhkan pengusaha daerah, memperluas pemerataan ekonomi, serta menciptakan pengusaha-pengusaha baru melalui kerja keras dan cara yang benar.
Menurutnya, rumah dan usaha memiliki keterkaitan erat dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi titik awal tumbuhnya usaha keluarga.
Merdeka dari Rumah Tidak Layak Huni
Maruarar menekankan bahwa makna kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.
Kemerdekaan, menurutnya, juga berarti masyarakat memiliki kesempatan untuk keluar dari kondisi tidak memiliki rumah, terbebas dari rumah tidak layak huni, serta memiliki kesempatan membangun usaha dari rumah sendiri.
“Semangatnya adalah menumbuhkan pengusaha daerah, memperluas pemerataan ekonomi, dan menciptakan pengusaha-pengusaha baru melalui kerja keras dan cara yang benar,” tegasnya.
Rumah Pertama, Usaha Berkembang
Melalui Pesona Merdeka 2026, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki rumah pertama sekaligus mampu membangun usaha yang produktif.

Kolaborasi pemerintah, perbankan, dunia usaha, dan pelaku ekonomi kreatif menjadi bagian penting untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
“Merdeka dari tidak punya rumah, merdeka dari rumah tidak layak huni, dan merdeka untuk membangun usaha dari rumah sendiri,” ujar Maruarar.
Ia mengajak seluruh pihak bersama-sama mewujudkan generasi muda Indonesia yang memiliki rumah pertama, usaha yang berkembang, dan masa depan yang lebih baik.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Otomotif 6 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Opini | 5 hari yang lalu