Menteri Ara Gandeng Djarum, 3.283 Rumah dan Sanitasi Dibidik untuk Rakyat
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta untuk memperluas penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sinergi tersebut dibahas Menteri PKP Maruarar Sirait bersama General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto di Wisma Mandiri 2, Kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Djarum Perkuat Program 3 Juta Rumah
Menteri Ara menegaskan kebutuhan rumah rakyat dalam skala besar tidak bisa hanya mengandalkan APBN. Karena itu, pemerintah mendorong gotong royong bersama dunia usaha melalui program CSR.
“Pemenuhan kebutuhan rumah rakyat membutuhkan kekuatan gotong royong dari berbagai pihak. Hari ini, kami memperkuat sinergi itu bersama Djarum Group untuk memastikan lebih banyak masyarakat prasejahtera yang dapat merdeka dari rumah tidak layak huni,” ujar Menteri Ara.
3.283 Unit Ditargetkan 2026
Menteri Ara mengapresiasi konsistensi Djarum Group melalui berbagai program sosial, termasuk pembangunan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dan sarana sanitasi.
Pada 2025, PT Djarum memiliki komitmen 2.550 unit, dengan 2.517 unit telah rampung.
Untuk 2026, Djarum menargetkan 3.250 unit. Ditambah sisa komitmen sanitasi 33 unit, total yang akan dituntaskan mencapai 3.283 unit.
Kontribusinya diperkirakan sekitar Rp35 miliar untuk pembangunan rumah dan Rp10 miliar untuk sanitasi.
Sinkronkan CSR dan Program Pemerintah
Kementerian PKP juga mendorong penyelarasan program Bedah Rumah pemerintah dengan CSR perusahaan agar penanganan rumah tidak layak huni dapat diperluas.
Selain pembangunan fisik, pemerintah ingin program perumahan turut disertai pemberdayaan ekonomi, pembinaan komunitas, dan pengembangan kapasitas masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Djarum karena bekerja sangat profesional dan bagus pencapaiannya dan saya akan datang ke lapangan untuk meninjau langsung program ini,” imbuh Menteri PKP.
Kejar Pengurangan Backlog Perumahan
Untuk mempercepat pengurangan backlog perumahan nasional, Kementerian PKP terus mendorong berbagai instrumen, seperti FLPP, Kredit Program Perumahan (KPP), dan Program Bedah Rumah.
Dukungan sektor swasta dinilai menjadi bagian penting dalam ekosistem Program 3 Juta Rumah.
PT Djarum menyatakan akan terus mendukung program perumahan nasional. Sementara Kementerian PKP menyiapkan dukungan melalui integrasi data dan percepatan perizinan agar program rumah gotong royong berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Politik 1 minggu yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Politik | 21 jam yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 3 hari yang lalu
Ekbis | 1 minggu yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu