Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Menteri Ara Gandeng Tiongkok, Teknologi Rusun di Kawasan Padat Dibidik

Laporan: Zaki
Rabu, 09 September 2026 | 22:19 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang perumahan - RMN -
Menteri PKP Maruarar Sirait mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang perumahan - RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang perumahan, khususnya pemanfaatan teknologi untuk pembangunan rumah susun di kawasan padat penduduk.
 

Hal tersebut disampaikan Maruarar melalui akun Instagram pribadinya setelah bertemu Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, Rabu (9/9/2026).
 

Alih Teknologi untuk Rusun
 

Maruarar mengatakan salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah pemanfaatan dan alih teknologi untuk pembangunan rumah susun.
 

Menurutnya, teknologi yang digunakan harus disesuaikan dengan kondisi lahan serta regulasi yang berlaku di Indonesia.
 

Tujuannya, pembangunan hunian dapat memenuhi aspek keamanan, kualitas, sekaligus keterjangkauan bagi masyarakat.
 

Manfaat Harus Kembali ke Indonesia
 

Maruarar menegaskan kerja sama dengan Tiongkok tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata.
 

Produk dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia harus mendapat ruang penting dalam pelaksanaan proyek.
 

“Yang tidak kalah penting, kerja sama ini harus memberikan manfaat bagi Indonesia. Produk-produk dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.”
 

Tim Bersama Segera Dibentuk
 

Untuk menindaklanjuti pembahasan, Indonesia dan Tiongkok sepakat membentuk tim bersama.
 

Tim tersebut akan membahas berbagai aspek, mulai dari lahan, regulasi, teknologi hingga skema pembangunan.
 

Langkah ini diharapkan membuat kerja sama dapat berjalan lebih konkret dan sesuai kebutuhan pembangunan perumahan di Indonesia.
 

Bukan Sekadar Bangun Rumah
 

Maruarar berharap kerja sama tersebut memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional.
 

Selain menghadirkan hunian yang lebih baik, transfer teknologi diharapkan membuka peluang bagi industri nasional dan UMKM.
 

“Harapannya, kerja sama ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membawa teknologi, membuka peluang bagi industri dan UMKM dalam negeri, serta menghadirkan hunian yang lebih baik untuk masyarakat.”
 

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mencari terobosan pembangunan hunian, terutama di kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan dan kebutuhan rumah yang terus meningkat.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: