Pesan Presiden Prabowo ke Baznas: Zakat Jangan Dipakai untuk Program MBG
RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengungkapkan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan dana zakat. Presiden menegaskan agar dana zakat tidak digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pesan tersebut disampaikan Sodik dalam diskusi bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” yang digelar di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Menurut Sodik, arahan itu ia terima tidak lama setelah dirinya ditetapkan sebagai Ketua Baznas RI.
Zakat Harus Sesuai Asnaf
Sodik menjelaskan, Presiden tetap mendorong Baznas untuk aktif membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan zakat harus tetap berpegang pada aturan syariah, terutama terkait kelompok penerima zakat atau asnaf.
Ia bahkan mengutip langsung pesan Presiden kepadanya.
“Sodik, kamu bantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, bantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan. Tapi aku tahu bahwa zakat itu ada asnaf-asnafnya, ada yang berhak menerima,” ujar Sodik menirukan pesan Presiden.
Karena itu, menurutnya, dana zakat tidak boleh diarahkan untuk program MBG. Pasalnya, tidak semua penerima program tersebut masuk dalam kategori asnaf yang berhak menerima zakat.
Baznas Tetap Didorong Bantu Program Sosial
Meski demikian, Sodik menegaskan Presiden tetap ingin Baznas memainkan peran strategis dalam program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Instrumen zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dinilai bisa menjadi kekuatan sosial untuk membantu masyarakat miskin dan kelompok rentan.
“Saya bukan hanya melihat dan mendengarkan, tapi merasakan sekali komitmennya terhadap rakyat kecil. Bagaimana komitmen Pak Prabowo menjaga aset negara benar-benar untuk rakyat,” kata Sodik.
Zakat Instrumen Keadilan Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Plt Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah, Adita Irawati, menegaskan zakat memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, zakat tidak hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga instrumen penting untuk membangun keadilan sosial.
“Zakat itu kewajiban bagi umat Muslim. Tapi jangan lupa, zakat juga bisa menjadi instrumen penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” ujar Adita.
Ia menambahkan, peran Baznas sangat penting untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan profesional dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.![]()
Daerah 4 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Keamanan | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Daerah | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu