Menteri Ara Tinjau Desa Parit Baru Kalbar: Kawasan Kumuh Disulap, 87 Persen Rampung!
RAJAMEDIA.CO - Kalbar — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turun langsung ke Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (2/3/2026). Ia memastikan penataan kawasan kumuh berjalan sesuai target—cepat, terukur, dan tepat sasaran.
“Hari ini lokasi pertama kami berdiri di Desa Parit Baru, melihat langsung perubahan yang sedang berjalan,” ujar Ara saapan akrab Maruarar.
Dulu, kata dia, jalan lingkungan rusak, drainase tidak berfungsi, dan banjir rutin datang saat hujan turun. Kini wajah kawasan itu mulai berubah.
2,5 Km Jalan Dibangun, Drainase Dibenahi
Di kawasan seluas 19,92 hektare yang dihuni 3.492 jiwa itu, pemerintah melakukan penataan menyeluruh.
Rinciannya:
- 2.565,70 meter jalan lingkungan dibangun
- 2.001,47 meter drainase diperbaiki
- 90 unit pengelolaan sampah disiapkan
- 4 unit sarana proteksi kebakaran dibangun
- 180 sambungan rumah air bersih dipasang
“Kawasan ini tidak boleh dibiarkan dalam kondisi kumuh. Negara harus hadir,” tegasnya.
Hingga awal Maret, progres pekerjaan telah mencapai 87,12 persen dan ditargetkan tuntas pada 15 Maret 2026.
“Kita bekerja cepat, terukur, dan tepat sasaran,” tambahnya.
Bukan Sekadar Infrastruktur, Tapi Martabat
Bagi Maruarar, penataan kawasan kumuh bukan hanya soal membangun jalan atau saluran air. Ada nilai kemanusiaan di dalamnya.
“Ini tentang martabat warga. Tentang memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat. Tentang memastikan keluarga hidup lebih aman dan produktif,” katanya.
Menurutnya, lingkungan yang tertata akan berdampak langsung pada kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Buka Puasa Bersama, Simbol Sinergi
Kunjungan kerja itu ditutup dengan buka puasa bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk Menteri Dalam Negeri, Wakil Kepala BPS, Gubernur Kalimantan Barat, Bupati Kubu Raya, serta warga Desa Parit Baru.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol bahwa penataan kawasan tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh sinergi pemerintah pusat, daerah, serta dukungan data yang akurat agar kebijakan tepat sasaran.
“Melihat senyum warga saat berbuka bersama di lingkungan yang kini lebih tertata adalah energi bagi kami untuk terus bekerja lebih keras,” ujarnya.
Pesan Maruarar lugas: perubahan itu nyata—dan pemerintah akan terus bergerak.![]()
Dunia 1 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu