Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

KPK OTT Imigrasi Jakbar, Kepala Kantor dan Belasan Orang Diciduk

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 03 Juni 2026 | 13:13 WIB
Foto ilsutrasi - RMN -
Foto ilsutrasi - RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Hukrim — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah menyasar lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Barat.
 

Dalam operasi yang berlangsung sejak Selasa (2/6/2026) malam itu, KPK mengamankan belasan orang, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, RAA.
 

KPK Benarkan OTT di Imigrasi
 

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut.

“Ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan tertangkap tangan kali ini,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/6/2026).
 

ASN hingga Pihak Swasta Ikut Diamankan
 

Selain RAA, KPK juga mengamankan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
 

Tak hanya itu, beberapa pihak swasta juga turut diamankan dalam operasi tersebut.
 

OTT Merembet ke Bali dan Jawa Barat
 

KPK mengungkap operasi ini tidak hanya berlangsung di Jakarta Barat.
 

Tim penyidik disebut masih bergerak melakukan pengembangan di sejumlah wilayah lain, termasuk Bali dan Jawa Barat.
 

“Tim juga sedang bergerak di lapangan di wilayah Bali dan Jawa Barat,” kata Budi.
 

Waktu 1x24 Jam Tentukan Status Hukum
 

Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
 

Hingga saat ini, KPK belum mengungkap detail perkara, konstruksi kasus, maupun jumlah barang bukti uang yang disita dalam OTT tersebut.
 

OTT Ke-11 KPK Sepanjang 2026
 

Operasi di Imigrasi Jakarta Barat tercatat menjadi OTT ke-11 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.
 

Kasus ini langsung menyedot perhatian publik karena menyeret pejabat strategis di lingkungan layanan keimigrasian.
 

Kementerian Belum Buka Suara
 

Sampai berita ini diturunkan, pihak kementerian terkait maupun para pihak yang diamankan belum memberikan pernyataan resmi terkait operasi tangkap tangan tersebut.
 

KPK memastikan proses pemeriksaan dan pengembangan kasus masih terus berlangsung.rajamedia

Komentar: