Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Tinjau Dapur MBG, Andre Rosiade Puji Langkah BGN Berantas Kebocoran

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:04 WIB
Anggota DPR RI Andre Rosiade saat meninjau salah satu dapur MBG di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Jumat (19/6/2026). - Humas DPR -
Anggota DPR RI Andre Rosiade saat meninjau salah satu dapur MBG di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Jumat (19/6/2026). - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Anggota DPR RI Andre Rosiade menilai langkah evaluasi dan pembenahan yang dilakukan Badan Gizi Nasional terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas layanan sekaligus mencegah potensi kebocoran anggaran.
 

Menurut Andre, berbagai perubahan kebijakan yang diterapkan BGN menjadi bukti bahwa program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto tersebut terus disempurnakan agar semakin tepat sasaran dan akuntabel.
 

Dapur MBG Dinilai Sudah Jalankan SOP
 

Pernyataan itu disampaikan Andre usai meninjau salah satu dapur MBG di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Jumat (19/6/2026).
 

Dalam kunjungan tersebut, Andre melihat langsung operasional dapur dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan BGN.
 

"Kalau menurut kami, dapur ini sudah memiliki standar SOP yang ditetapkan oleh BGN. Kami juga mendengar bahwa berbagai pembenahan dan program perbaikan sudah dilakukan," ujar Andre.
 

Ia menilai pengelola dapur mulai menerapkan sejumlah kebijakan baru yang lahir dari hasil evaluasi internal BGN untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
 

Libur Sekolah, Operasional Dapur Dihentikan Sementara
 

Andre menjelaskan, salah satu perubahan yang diterapkan adalah penghentian sementara operasional dapur MBG selama masa libur sekolah.
 

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah penyesuaian yang dilakukan BGN agar pelaksanaan program lebih efektif dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
 

Selama masa libur sekolah, distribusi makanan kepada siswa maupun kelompok penerima manfaat lainnya tidak dilakukan hingga kegiatan belajar kembali berlangsung.
 

Skema Insentif Diubah
 

Selain penyesuaian operasional, BGN juga melakukan perubahan pada sistem insentif bagi pengelola dapur.
 

Jika sebelumnya terdapat insentif tetap selama masa libur sekolah, kini mekanisme tersebut dihapus. Pemberian insentif akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani masing-masing dapur.
 

Menurut Andre, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola program agar lebih efisien dan transparan.
 

Audit Menyeluruh Pastikan Kepatuhan SOP
 

Politikus Partai Gerindra itu juga mengungkapkan bahwa BGN akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG di berbagai daerah.
 

Audit dilakukan guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar operasional prosedur serta mengidentifikasi potensi masalah yang perlu diperbaiki.
 

"BGN terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan program semakin baik dari waktu ke waktu," katanya.
 

Fokus Wilayah 3T dan Kelompok Rentan
 

Andre menjelaskan, saat ini BGN juga melakukan refocusing program dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
 

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B yang dinilai memiliki kebutuhan gizi lebih tinggi.
 

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memperluas manfaat program kepada kelompok yang paling membutuhkan.
 

Responsif terhadap Aspirasi Publik
 

Andre menambahkan, BGN juga tengah melakukan audit dan investigasi terhadap sejumlah dapur yang diduga bermasalah sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan.
 

Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.
 

"Ini menunjukkan pemerintah Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi publik. Karena itu dilakukan evaluasi dan perbaikan besar-besaran agar ke depan tidak ada lagi kebocoran, program lebih tepat sasaran, dan tata kelolanya lebih transparan," ujarnya.
 

Masyarakat Masih Menginginkan MBG Berlanjut
 

Dalam kunjungan ke Pekanbaru, Andre juga menyerap aspirasi langsung dari masyarakat penerima manfaat program MBG.
 

Hasilnya, ia menemukan dukungan yang cukup kuat agar program tersebut terus dilanjutkan.
 

Temuan itu, kata Andre, sejalan dengan aspirasi yang selama ini ia dengar dari masyarakat di daerah pemilihannya di Sumatera Barat.
 

"Kita ingin mendengarkan suara masyarakat dan melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai realita berbeda dengan persepsi atau opini yang berkembang. Yang saya temukan, masyarakat memang menginginkan MBG ini dilanjutkan," pungkasnya.rajamedia

Komentar: