Maruarar Turun di Hari Libur! Lahan Rusun Kramat Dicek, Relokasi Warga Bantaran Rel Dikebut
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Tak kenal hari libur, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung tancap gas setibanya di Jakarta.
Usai kunjungan kerja dari Sumatera Utara, ia bergerak cepat meninjau lahan milik Angkasa Pura di kawasan Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026).
Targetnya jelas: percepatan pembangunan rusun untuk warga terdampak relokasi bantaran rel.
Cek Lahan di Hari Libur
Bang Ara -sapaan akrab Maruarar- tak menunggu hari kerja.
Di hari libur, ia bersama jajaran Kementerian PKP turun langsung memastikan kesiapan lahan yang akan dibangun rumah susun.

“Kami ingin memastikan secara langsung kesiapan lahan untuk rusun bagi masyarakat yang akan direlokasi,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan hunian layak.
Tindak Lanjut Arahan Presiden
Peninjauan ini bukan tanpa alasan. Maruarar menegaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut cepat dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Fokusnya: menghadirkan hunian yang lebih manusiawi bagi masyarakat.
Target: Cepat, Tepat, dan Nyata
Pemerintah ingin proses pembangunan rusun berjalan tanpa hambatan. Bukan hanya cepat, tapi juga tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Agar masyarakat bisa merasakan perubahan yang nyata,” tegas Maruarar.
Solusi Relokasi yang Lebih Layak
Rusun ini disiapkan sebagai solusi relokasi warga dari bantaran rel—yang selama ini rawan dan tidak layak huni.

Dengan hunian baru, diharapkan kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.
Harapan: Segera Terwujud
Maruarar berharap langkah ini segera terealisasi. Ia ingin program ini bukan sekadar rencana, tapi benar-benar jadi solusi nyata bagi masyarakat.
Redaksi mencatat: dari Kramat, pesan itu jelas—pembangunan tak boleh menunggu. Hunian layak bukan janji, tapi harus jadi kenyataan.![]()
Hukum | 6 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 20 jam yang lalu
Keamanan | 18 jam yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Keamanan | 5 hari yang lalu
Keamanan | 19 jam yang lalu
Pendidikan | 5 hari yang lalu