Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Maruarar Turun di Hari Libur! Lahan Rusun Kramat Dicek, Relokasi Warga Bantaran Rel Dikebut

Laporan: Zaki
Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lahan milik Angkasa Pura di kawasan Jalan l yang akan dibangun rusun untuk warga terdampak relokasi bantaran re, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026). - Dok. Ig Mruarar -
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lahan milik Angkasa Pura di kawasan Jalan l yang akan dibangun rusun untuk warga terdampak relokasi bantaran re, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026). - Dok. Ig Mruarar -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Tak kenal hari libur, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung tancap gas setibanya di Jakarta.
 

Usai kunjungan kerja dari Sumatera Utara, ia bergerak cepat meninjau lahan milik Angkasa Pura di kawasan Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026).
 

Targetnya jelas: percepatan pembangunan rusun untuk warga terdampak relokasi bantaran rel.
 

Cek Lahan di Hari Libur
 

Bang Ara -sapaan akrab Maruarar- tak menunggu hari kerja.
 

Di hari libur, ia bersama jajaran Kementerian PKP turun langsung memastikan kesiapan lahan yang akan dibangun rumah susun.

“Kami ingin memastikan secara langsung kesiapan lahan untuk rusun bagi masyarakat yang akan direlokasi,” ujarnya.
 

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan hunian layak.
 

Tindak Lanjut Arahan Presiden
 

Peninjauan ini bukan tanpa alasan. Maruarar menegaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut cepat dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
 

Fokusnya: menghadirkan hunian yang lebih manusiawi bagi masyarakat.
 

Target: Cepat, Tepat, dan Nyata
 

Pemerintah ingin proses pembangunan rusun berjalan tanpa hambatan. Bukan hanya cepat, tapi juga tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
 

“Agar masyarakat bisa merasakan perubahan yang nyata,” tegas Maruarar.

Solusi Relokasi yang Lebih Layak
 

Rusun ini disiapkan sebagai solusi relokasi warga dari bantaran rel—yang selama ini rawan dan tidak layak huni.

Dengan hunian baru, diharapkan kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.
 

Harapan: Segera Terwujud
 

Maruarar berharap langkah ini segera terealisasi. Ia ingin program ini bukan sekadar rencana, tapi benar-benar jadi solusi nyata bagi masyarakat.
 

Redaksi mencatat: dari Kramat, pesan itu jelas—pembangunan tak boleh menunggu. Hunian layak bukan janji, tapi harus jadi kenyataan.rajamedia

Komentar: