Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Ara: Bedah Rumah Itu Bangun Harapan! Kuota BSPS Kaltim Melejit 3.000 Unit

Laporan: Zaki
Selasa, 05 Mei 2026 | 19:22 WIB
Foto Ilustrasi RMN -
Foto Ilustrasi RMN -

RAJAMEDIA.CO - Balikpapan – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan hunian layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 

Hal itu disampaikan saat meninjau langsung usulan calon penerima Program BSPS 2026 di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Balikpapan, Selasa (5/5/2026).
 

Tinjau Langsung Calon Penerima
 

Maruarar atau akrab disapa Ara mengatakan peninjauan dilakukan bersama pemerintah daerah guna memastikan program tepat sasaran.
 

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kami meninjau langsung usulan calon penerima Program BSPS bersama pemerintah daerah,” ujarnya.
 

Kuota Naik Signifikan
 

Ia mengungkapkan, alokasi BSPS di Kalimantan Timur pada tahun sebelumnya mencapai 655 unit.
 

Namun pada 2026, kuota meningkat drastis menjadi 3.000 unit melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Pemerintah Kota Balikpapan.
 

“Ini hasil gotong royong agar penanganan rumah tidak layak huni bisa dipercepat,” jelasnya.
 

Tak Sekadar Bedah Rumah
 

Maruarar menekankan program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 

“Yang kami lakukan bukan sekadar memperbaiki rumah, tetapi juga membangun harapan,” tegasnya.
 

Gandeng PNM untuk Pemberdayaan
 

Dalam pelaksanaannya, pemerintah turut menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memberikan pelatihan usaha kepada penerima bantuan.
 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga agar lebih mandiri dan berkelanjutan.
 

Jamin Transparansi
 

Maruarar memastikan program BSPS berjalan transparan dan bebas pungutan.
 

Ia menegaskan, pemerintah akan mengawal pelaksanaan agar tepat sasaran sekaligus mendorong ekonomi lokal.
 

“Kami pastikan program ini tepat sasaran, transparan, dan tanpa pungutan. Ini wujud nyata kehadiran negara,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: