Listrik Padam Saat Rapat DPR di Manado, Ismail: Keluhan Warga Terbukti di Lapangan
RAJAMEDIA.CO — Manado — Persoalan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Utara mendadak terasa nyata di ruang rapat DPR RI. Saat Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja reses di Kota Manado, aliran listrik justru sempat padam selama beberapa menit ketika rapat berlangsung, Selasa (11/8/2026).
Anggota Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar menilai insiden tersebut menjadi gambaran langsung atas persoalan kelistrikan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Pemadaman listrik pun menjadi salah satu perhatian utama dalam kunjungan kerja Komisi VI ke Sulawesi Utara.
Bahas Listrik, Malah Listrik Padam
Ismail menyebut pemadaman yang terjadi di tengah rapat menjadi pengalaman yang menarik sekaligus memperlihatkan kondisi kelistrikan secara nyata.
"Ini menjadi kunjungan menarik karena pertama kalinya kunjungan kerja DPR dan terjadi pemadaman listrik dalam kunjungan kerja kali ini, sehingga saya tadi guyon di dalam bahwa ini kunjungan kerja, kita bahas secara teoritik, ternyata praktiknya langsung terjadi," ujar Ismail.
Pernyataan tersebut disampaikan Ismail di sela-sela pertemuan Komisi VI DPR RI dengan BP BUMN, Danantara Asset Management, Pertamina Patra Niaga, Pertamina Geothermal Energy, Pertamina New & Renewable Energy, dan PLN Indonesia Power di Kota Manado, Selasa malam (11/8/2026).
Keluhan Masyarakat Jadi Kenyataan
Bagi Ismail, pemadaman tersebut bukan sekadar insiden teknis yang terjadi saat rapat. Peristiwa itu justru memperkuat gambaran mengenai persoalan keandalan pasokan listrik yang masih dirasakan masyarakat.
"Artinya apa yang menjadi keluhan masyarakat, juga kemudian kita lihat dan saksikan dalam proses tengah-tengah rapat ada pemadaman listrik, sehingga memang ini menjadi salah satu atensi besar," tegasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai ketahanan energi harus berujung pada perbaikan nyata di lapangan.
Target Tambahan 100 GW EBT
Ismail mengatakan pemerintah sebenarnya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjawab kebutuhan listrik nasional.
Salah satu rencana besar tersebut adalah penambahan kapasitas daya hingga 100 Gigawatt (GW) berbasis energi baru dan terbarukan (EBT), yang ditargetkan mulai direalisasikan tahun ini.
Pengembangan kapasitas tersebut akan memanfaatkan berbagai potensi energi bersih, mulai dari tenaga surya, panas bumi atau geothermal, hingga sumber energi terbarukan lainnya.
"Kami tentu sebagai bagian daripada lembaga yang kemudian punya fungsi pengawasan berharap besar, bahwa Insyaallah rencana Presiden untuk menghadirkan target 100 GW terkait dengan kebutuhan pasokan listrik tidak lagi menjadi sebuah cerita belakang, tapi praktiknya di lapangan sudah mulai kita lihat," ujarnya.
EBT Mulai Menyasar Daerah
Selain pembangkit berskala besar, pengembangan energi baru dan terbarukan juga mulai diarahkan untuk menjangkau daerah-daerah.
Ismail menyinggung optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai salah satu bagian dari pengembangan sumber energi alternatif.
Menurutnya, potensi EBT harus terus dimanfaatkan untuk memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional.
Komisi VI Siap Kawal Infrastruktur Listrik
Komisi VI DPR RI memastikan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas pembangkit listrik.
Pengawasan tersebut menjadi penting untuk memastikan rencana penambahan kapasitas listrik nasional tidak berhenti sebagai target di atas kertas, tetapi benar-benar menghasilkan pasokan listrik yang lebih andal bagi masyarakat.
Peristiwa padamnya listrik saat rapat di Manado pun menjadi pengingat bahwa ketahanan energi harus diukur dari pengalaman masyarakat sehari-hari, bukan hanya dari besarnya target kapasitas pembangkit.
Dengan pengembangan EBT, peningkatan kapasitas pembangkit, dan penguatan infrastruktur kelistrikan, pemerintah diharapkan mampu menjawab kebutuhan listrik nasional sekaligus menghadirkan pasokan energi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen 6 hari yang lalu
Info Haji | 6 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu