Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Penantian 28 Tahun Berakhir, Puan Apresiasi Emas Pertama Indonesia dari Bulutangkis

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 26 September 2026 | 06:41 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani - Foto: Humas DPR -
Ketua DPR RI Puan Maharani - Foto: Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan kontingen Indonesia meraih medali emas pertama pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Prestasi tersebut dipersembahkan tim bulutangkis beregu putra setelah menundukkan China di partai final.
 

Puan berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum bagi Tim Garuda untuk terus menambah koleksi medali dan mengukir prestasi lebih banyak di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
 

Emas Pertama Indonesia
 

“Selamat kepada kontingen Indonesia, khususnya Tim Bulutangkis yang berhasil memperoleh medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” kata Puan dalam keterangan persnya, Jumat (25/9/2026).
 

Menurut Puan, perjuangan para atlet Indonesia menunjukkan kekuatan mental dan kekompakan untuk terus memberikan kemampuan terbaik hingga pertandingan terakhir.
 

“Tim Garuda menunjukkan kekuatan untuk tetap percaya satu sama lain dan memberikan kemampuan terbaik bagi Indonesia hingga pertandingan terakhir. Prestasi kontingen Indonesia ini semakin mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.
 

Kontingen Indonesia meraih emas pertamanya pada hari keenam penyelenggaraan Asian Games 2026. Medali tersebut dipersembahkan tim bulutangkis beregu putra yang diperkuat Moh. Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan.
 

Kalahkan China 3-2
 

Pada pertandingan final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9), Indonesia harus melewati pertarungan ketat sebelum memastikan kemenangan atas China dengan skor 3-2.
 

Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia selama 28 tahun untuk kembali menjadi juara di nomor beregu putra bulutangkis Asian Games.
 

Puan menilai keberhasilan itu bukan sekadar tambahan medali, tetapi juga menjadi sumber semangat baru bagi generasi atlet Indonesia.
 

“Kemenangan setelah penantian 28 tahun ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan hasil dari kerja panjang para atlet, pelatih, keluarga, serta semua pihak yang mendampingi mereka,” tutur Puan.
 

Indonesia Koleksi 22 Medali
 

Hingga Jumat siang, kontingen Indonesia telah mengumpulkan 22 medali, terdiri atas satu emas, empat perak, dan 17 perunggu. Torehan tersebut menempatkan Indonesia sementara di posisi ke-17 klasemen perolehan medali.
 

Puan berharap emas pertama tersebut dapat menjadi pembuka bagi lahirnya medali-medali berikutnya.
 

“Semoga medali emas perdana yang diraih ini bisa membuka keran perolehan medali-medali berikutnya,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.
 

Momentum untuk Atlet Muda
 

Lebih jauh, Puan melihat keberhasilan tim bulutangkis beregu putra membawa pesan penting bagi anak-anak Indonesia. Menurutnya, peluang meraih prestasi dunia dapat tumbuh ketika bakat mendapatkan dukungan dan pembinaan yang konsisten.
 

“Kehadiran pemain muda dalam kemenangan beregu putra memberi alasan kuat untuk optimistis terhadap masa depan bulu tangkis nasional,” jelas Puan.
 

Karena itu, Puan mendorong pemerintah untuk menjaga momentum tersebut dengan memperluas kesempatan berolahraga dan berprestasi bagi anak-anak di berbagai daerah.
 

“Perhatian kepada talenta muda perlu terus hadir setelah kejuaraan selesai, sehingga semakin banyak anak dapat melihat jalan untuk mengembangkan kemampuannya,” papar Ketua Dewan Pengarah Panitia Nasional Asian Games 2018 itu.
 

Bagi Puan, keberhasilan di Aichi-Nagoya bukan hanya tentang medali yang diraih hari ini, tetapi juga tentang membangun ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa mendatang.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: