Lemhannas Turun ke Balai Kota! Ace Hasan Kawal P3N 27 Bedah Ekonomi Jakarta
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 kembali bergerak. Kali ini, lokusnya: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Di bawah komando Gubernur Lemhannas RI, Tb. Ace Hasan Syadzily, para peserta P3N 27 diajak “turun gunung” menyerap langsung praktik kebijakan ekonomi daerah yang dinilai berhasil menopang kemandirian bangsa.
Tema yang diusung pun tak main-main: Kebijakan Ekonomi Nasional dalam Memperkuat Kemandirian Bangsa.
Mas Pram Buka Dapur Ekonomi Jakarta
Rombongan P3N 27 diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Balai Kota, Selasa (1/4/2026).
Dalam forum itu, Pramono memaparkan berbagai strategi ekonomi yang dijalankan Pemprov DKI—mulai dari penguatan sektor jasa, optimalisasi PAD, hingga inovasi layanan publik berbasis digital.
Para peserta tak hanya mendengar, tapi juga menggali praktik konkret yang bisa direplikasi di level nasional.
Ace Hasan: Belajar Langsung, Bukan Teori
Ace Hasan menegaskan, SSDN bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah ruang belajar nyata bagi para calon pemimpin nasional.

“Saya mengantar para peserta P3N 27 untuk mendapatkan berbagai praktik kebijakan ekonomi DKI Jakarta secara langsung,” ujar Ace.
Menurutnya, pengalaman lapangan seperti ini penting untuk membentuk perspektif strategis yang tajam dan kontekstual.
Kemandirian Bangsa Dimulai dari Daerah
Ace menekankan, kekuatan ekonomi nasional tak bisa dilepaskan dari keberhasilan daerah.
DKI Jakarta, sebagai episentrum ekonomi, dinilai punya banyak praktik baik yang bisa menjadi rujukan.
Dari pengelolaan fiskal hingga inovasi pelayanan, semuanya menjadi bahan studi untuk memperkuat desain kebijakan nasional ke depan.
Apresiasi untuk Pramono Anung
Di akhir kegiatan, Ace Hasan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta atas keterbukaan dan kesediaannya berbagi.
“Terima kasih Mas Pram atas waktunya kepada peserta P3N 27 Lemhannas RI,” ucapnya.
Kalau ingin negara kuat, pemimpinnya harus ditempa. SSDN P3N 27 ini bukan sekadar kunjungan—ini proses “mengisi amunisi” bagi calon pengambil kebijakan. Dan Jakarta? Masih jadi laboratorium terbaiknya.![]()
Pendidikan 4 hari yang lalu
Dunia | 3 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Ekbis | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu