Ibu Melahirkan di Jalan Rusak, Komis IX DPR Sentil Negara: Ini Soal Nyawa!
RAJAMEDIA.CO – Jakarta, Legislator – Peristiwa memilukan terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang ibu terpaksa melahirkan di tengah perjalanan akibat akses jalan rusak menuju fasilitas kesehatan. Kasus ini langsung menyita perhatian Komisi IX DPR RI.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menegaskan, persoalan jalan rusak tidak bisa lagi dipandang sebagai isu teknis semata. Ini, kata dia, sudah menyangkut keselamatan jiwa warga.
“Jalan rusak bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi bisa menjadi penentu antara keselamatan dan kehilangan nyawa,” tegas Ninik, Rabu (1/4/2026).
Akses Kesehatan Terhambat, Risiko Nyata di Depan Mata
Ninik menilai kejadian tersebut menjadi alarm keras bahwa masih ada kesenjangan serius dalam akses layanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil.
Menurutnya, ketika jalan menuju puskesmas atau rumah sakit tidak layak dilalui, maka masyarakat berada dalam kondisi rentan yang berbahaya.
“Ketika akses menuju layanan kesehatan terhambat, masyarakat berada dalam risiko besar,” ujarnya.
Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk tidak menunda perbaikan infrastruktur dasar yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan.
Negara Wajib Hadir, Jangan Biarkan Rakyat Terlantar
Politikus PKB itu menegaskan bahwa akses layanan kesehatan adalah hak dasar warga negara yang wajib dijamin negara. Tidak boleh ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan pertolongan medis hanya karena jalan rusak.
“Ini tanggung jawab negara. Jangan ada lagi warga yang kesulitan hanya karena akses terbatas,” tegasnya.
Ia juga mendorong adanya kebijakan yang lebih terintegrasi antara pembangunan infrastruktur dan sistem layanan kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang.
Fakta di Lapangan: Jalan Rusak, Ibu Terpaksa Melahirkan di Perjalanan
Peristiwa ini terjadi di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Mamuju. Seorang ibu harus melahirkan di perjalanan menuju puskesmas karena kondisi jalan yang rusak parah.
Akses yang bergelombang dan sulit dilalui membuat kendaraan umum tidak bisa melintas. Hanya kendaraan tertentu seperti mobil hardtop atau motor trail yang mampu melewati jalur tersebut.
Kondisi ini kembali membuka mata: di beberapa wilayah, akses dasar menuju layanan kesehatan masih jauh dari kata layak. Dan bagi sebagian warga, perjalanan menuju fasilitas medis bisa menjadi pertaruhan hidup dan mati.![]()
Pendidikan 4 hari yang lalu
Dunia | 3 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Ekbis | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu