Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

MUKTAMAR MA XXI

Andra Soni: Matha'ul Anwar Warisan Ulama, Pilar Peradaban Umat!

Laporan: Raja Media Network
Sabtu, 11 April 2026 | 23:02 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat pembukaan Muktamar Mathla’ul Anwar ke-XXI dan Munas VI Muslimat Mathla’ul Anwar di KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu (11/4/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat pembukaan Muktamar Mathla’ul Anwar ke-XXI dan Munas VI Muslimat Mathla’ul Anwar di KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu (11/4/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RAJAMEDIA.CO - Kota Serang — Gaung sejarah dan semangat perubahan bertemu di Banten. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, Mathla’ul Anwar bukan sekadar organisasi—melainkan pilar penting dalam membangun peradaban umat sejak lebih dari seabad lalu.
 

Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Muktamar Mathla’ul Anwar ke-XXI dan Munas VI Muslimat Mathla’ul Anwar di KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu (11/4/2026).
 

Jejak 1916 yang Masih Menyala
 

Didirikan pada 1916 di Menes, Pandeglang, Mathla’ul Anwar telah menapaki perjalanan panjang dengan tiga fokus utama: pendidikan, dakwah, dan sosial.
 

“Ini organisasi tua yang lahir di Banten dan terus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Andra.

Menurutnya, kiprah Mathla’ul Anwar bahkan sudah terasa jauh sebelum Indonesia merdeka—terutama dalam membangun pendidikan Islam berbasis madrasah.
 

Madrasah, Dakwah, dan Sosial: Trilogi Perjuangan
 

Andra menegaskan, kontribusi Mathla’ul Anwar bukan teori—melainkan nyata di lapangan.
 

1. Pendidikan: ribuan madrasah berdiri di berbagai daerah 

2. Dakwah: memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat 

3. Sosial: mendorong kesejahteraan umat 

“Semua ini sudah dirasakan langsung oleh masyarakat Banten,” katanya.
 

Pemprov Banten: Kolaborasi Terus Diperkuat
 

Pemerintah Provinsi Banten, kata Andra, selama ini sangat terbantu dengan kehadiran Mathla’ul Anwar.
 

Kolaborasi antara pemerintah dan ormas Islam dinilai menjadi kunci membangun masyarakat yang berakhlak dan berdaya saing.
 

“Kami terus bersinergi dalam membangun umat yang berilmu dan berakhlak,” tegasnya.
 

947 Madrasah Jadi Bukti Nyata
 

Ketua Umum PBMA Embay Mulya Syarief mengungkapkan, di Banten saja terdapat sekitar 947 madrasah Mathla’ul Anwar.
 

Angka ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan dan dakwah.
 

“Muktamar ini bukan sekadar pergantian pimpinan, tapi momentum meningkatkan mutu pendidikan dan arah dakwah,” ujarnya.
 

Menag: Ormas dan Negara Harus Jalan Bareng
 

Menteri Agama Nasaruddin Umar turut memberikan apresiasi atas kontribusi Mathla’ul Anwar.
 

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara negara dan organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan global.
 

“Negara membangun sistem, ormas menghidupkan nilai. Keduanya harus berjalan beriringan,” katanya.
 

Banten Bangga Jadi Tuan Rumah
 

Andra Soni juga menyampaikan kebanggaannya karena Banten dipercaya menjadi tuan rumah muktamar.
 

Baginya, ini bukan sekadar acara—melainkan momentum besar yang mempertemukan kader Mathla’ul Anwar dari seluruh Indonesia.
 

“Semoga muktamar ini melahirkan keputusan terbaik untuk umat dan bangsa,” pungkasnya.
 

Pesan utamanya jelas: dari madrasah hingga dakwah, Mathla’ul Anwar bukan hanya sejarah—tapi kekuatan hidup yang terus membentuk masa depan umat.rajamedia

Komentar: