Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Catat Genangan Tersisa di Sejumlah Wilayah

Laporan: Firman
Minggu, 25 Januari 2026 | 09:09 WIB
Banjir di Jakarta - Foto: Dok Disway -
Banjir di Jakarta - Foto: Dok Disway -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta — Banjir yang sempat melumpuhkan sejumlah kawasan Ibu Kota mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Hingga Minggu pagi, 25 Januari 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan genangan air berangsur surut dibandingkan kondisi sehari sebelumnya.
 

Meski demikian, BPBD mencatat masih terdapat antara 14 hingga 19 Rukun Tetangga (RT) serta satu ruas jalan yang tergenang, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
 

Genangan Tersisa di Jakarta Utara, Timur, dan Barat
 

Berdasarkan data terkini, genangan air masih ditemukan di beberapa titik rawan banjir, khususnya di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Di Jakarta Timur, kawasan Cawang menjadi salah satu lokasi yang masih terdampak, sementara di Jakarta Barat genangan tercatat di sekitar Puri Kembangan.
 

BPBD memastikan seluruh personel gabungan tetap siaga untuk memantau perkembangan dan membantu percepatan penanganan di lapangan.
 

Ribuan Warga Masih Mengungsi
 

Seiring air yang belum sepenuhnya surut, sebanyak 1.190 warga dilaporkan masih bertahan di lokasi pengungsian. Mereka menunggu kondisi permukiman benar-benar aman untuk kembali ditempati.
 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial tetap terpenuhi.
 

Status Pintu Air Menurun
 

Kabar baik datang dari kondisi pintu air utama. Tinggi muka air di sejumlah titik vital, seperti Pintu Air Manggarai dan Bendung Katulampa, dilaporkan mengalami penurunan signifikan dan kini berada pada level normal atau Siaga 4.
 

Sebelumnya, beberapa pintu air sempat berada pada status Siaga 1 dan Siaga 3 akibat tingginya curah hujan dan kiriman air dari hulu.
 

OMC Diperpanjang Antisipasi Hujan Susulan
 

Untuk mengantisipasi potensi hujan lebat lanjutan, Pemprov DKI Jakarta memutuskan melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 27 Januari 2026. Langkah ini diambil guna mengurangi intensitas hujan ekstrem yang berpotensi memperparah genangan.
 

Layanan Pemantauan dan Darurat
 

Masyarakat diimbau terus memantau kondisi lingkungan sekitar melalui layanan resmi, antara lain:
 

1. Peta Informasi Banjir Jakarta untuk melihat visualisasi genangan per RT

2. Layanan Tinggi Muka Air Online Dinas SDA untuk memantau status pintu air

3. Aplikasi JAKI (Jakarta Kini) atau menghubungi nomor darurat 112 jika membutuhkan bantuan evakuasi atau penanganan cepat.

BPBD mengingatkan warga agar tetap waspada, tidak lengah, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.rajamedia

Komentar: