Adian Turun Gunung! Konflik Agraria Riau Diminta Disikat Tuntas dan Berkeadilan
RAJAMEDIA.CO — Pekanbaru, Kunker — Drama konflik agraria di Riau kembali jadi sorotan. Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Adian Napitupulu, turun langsung memimpin mediasi dan menegaskan: penyelesaian tak boleh setengah-setengah.
“Konflik agraria bukan cuma soal hukum, tapi juga menyangkut rasa keadilan masyarakat,” tegasnya, Kamis (16/4/2026).
Bukan Sekadar Sengketa, Tapi Soal Keadilan
Adian menekankan konflik agraria di Riau sudah lama berlarut dan menyentuh banyak aspek—dari ekonomi hingga sosial.
Melalui BAM DPR RI, pihaknya berkomitmen menghimpun dan mengawal aspirasi rakyat hingga tuntas.
Indragiri Hulu dan Kampar Jadi Titik Panas
Dua wilayah jadi contoh nyata peliknya persoalan:
1. Indragiri Hulu: sengketa HGU antara warga dan perusahaan, masalah batas lahan, hingga kemitraan plasma yang mandek
2. Kampar: tumpang tindih kawasan hutan dengan lahan garapan masyarakat serta konflik izin HTI
Masalahnya kompleks dan sudah berlangsung lama.
Data Harus Dibuka, Jangan Ada yang Ditutup-tutupi
Adian menegaskan, kunci penyelesaian ada pada transparansi.
Mulai dari:
1. Status lahan
2. Batas wilayah
3. Legalitas perizinan
“Kami ingin gambaran utuh berbasis fakta,” katanya.
Pemprov Riau Akui Masalah Menumpuk
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, Hariyanto, mengakui akar konflik berasal dari carut-marut tata ruang dan perizinan.
“Belum sinkronnya tata ruang, kawasan hutan, dan izin perkebunan jadi sumber masalah,” ujarnya.
Langkah Strategis Mulai Digenjot
Pemprov Riau mengklaim sudah bergerak dengan sejumlah langkah:
1. Sinkronisasi tata ruang
2. Program TORA (legalisasi lahan masyarakat)
3. Penataan izin perkebunan
4. Penegakan hukum berkeadilan
Termasuk pembentukan tim terpadu untuk percepatan penyelesaian konflik.
Harapan: Jangan Lagi Berlarut
Pemprov berharap dukungan DPR RI untuk mempercepat solusi konkret:
1. Penyediaan lahan pengganti
2. Kepastian hukum bagi masyarakat
3. Sinkronisasi kebijakan pusat-daerah
Pesan Keras: Jangan Parsial, Harus Total
Adian menutup dengan pesan tegas: konflik agraria tak bisa diselesaikan sepotong-sepotong.
Butuh sinergi semua pihak—pemerintah, DPR, perusahaan, dan masyarakat.
Kalau tidak, konflik akan terus berulang… dan rakyat tetap jadi korban.![]()
Peristiwa 6 hari yang lalu
Daerah | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Daerah | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Ekbis | 2 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu