Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Utut Adianto: Indonesia–Malaysia Satu Keluarga, Ekonomi Makin Kuat!

Laporan: Halim Dzul
Kamis, 19 Februari 2026 | 09:21 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Rabu (18/2/2026). - Foto: Humas DPR -
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Rabu (18/2/2026). - Foto: Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Bilateral – Hubungan Indonesia dan Malaysia kian solid. Dari perdagangan hingga pariwisata, kerja sama kedua negara menunjukkan tren positif. Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, usai menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (18/2/2026).
 

Menurut Utut, relasi kedua negara tak sekadar diplomasi formal, melainkan hubungan “satu keluarga” sebagai bangsa serumpun.
 

“Kita bangsa serumpun yang harus mendudukkan bahwa kita keluarga. Karena satu keluarga itu, kalau ada masalah duduk (diskusi),” ujarnya.
 

Surplus Dagang, Peluang Kerja Terbuka
 

Di sektor ekonomi, Indonesia mencatat surplus perdagangan dengan Malaysia. Ini menjadi sinyal positif bagi penguatan posisi ekonomi nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan lapangan kerja.
 

Produk-produk Indonesia kian diminati pasar Malaysia. Sebaliknya, sejumlah komoditas Malaysia tetap menjadi bagian penting dalam kebutuhan domestik Indonesia.
 

Utut menilai, keseimbangan ini mencerminkan hubungan dagang yang saling menguntungkan.
 

Pariwisata Jadi Jembatan Budaya
 

Sektor pariwisata juga menjadi penguat hubungan bilateral. Kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia terus meningkat. Di sisi lain, turis Malaysia tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar kunjungan ke Indonesia.
 

“Turis Indonesia makin banyak ke Malaysia. Turis Malaysia penyumbang terbesar ke Indonesia, walaupun tidak sebanyak orang Malaysia ke sini. Tapi sekali lagi, itu karena kita penduduknya jauh lebih besar,” jelas legislator dapil Jawa Tengah VII tersebut.
 

Mobilitas warga kedua negara dinilai bukan hanya berdampak ekonomi, tetapi juga mempererat ikatan sosial dan budaya.
 

Peran Strategis Dubes Malaysia
 

Dalam pertemuan tersebut, Utut juga menyoroti kontribusi Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin. Ia menyebut sang dubes aktif memperkuat komunikasi dan memfasilitasi berbagai pertemuan resmi antara pejabat kedua negara.
 

“Yang paling penting, beliau sangat memahami masalah Indonesia. Beliau sudah berbuat banyak, misalnya mengakselerasi orang yang mau ke Malaysia dan mempertemukan pejabat kedua negara,” tandasnya.
 

Fondasi Serumpun, Arah Masa Depan
 

Utut menegaskan, prinsip serumpun dan satu keluarga harus terus menjadi fondasi hubungan Indonesia–Malaysia. Setiap dinamika atau perbedaan, menurutnya, harus diselesaikan lewat dialog.
 

Dengan fondasi tersebut, ia optimistis kerja sama lintas sektor akan terus berkembang dan membawa manfaat bagi kedua bangsa.rajamedia

Komentar: