Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Prabowo Terima Laporan Investasi 2024, Target 2029 Capai Rp3.414 Triliun

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 06 Februari 2025 | 01:13 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. [Foto: BPMI Setpres/RMN]
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. [Foto: BPMI Setpres/RMN]

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, 6 Februari 2025 – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Jakarta,  Selasa (4/2).
 

Menteri Investasi melaporkan capaian investasi 2024 serta target pertumbuhan investasi hingga 2029.
 

Dalam keterangannya, Rosan menyampaikan bahwa realisasi investasi 2024 melampaui target yang ditetapkan, dengan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja.
 

"Penyerapan tenaga kerja mencapai 2.456.130 orang, meningkat 34,7 persen dibanding tahun sebelumnya," ujar Rosan kepada media, Selasa (4/2).

 

Dari total investasi Rp1.714,2 triliun pada 2024, 52,2 persen atau Rp895,4 triliun berada di luar Pulau Jawa, sementara 47,8 persen atau Rp818,8 triliun ada di Pulau Jawa. Berdasarkan asal modal, penanaman modal asing (PMA) lebih tinggi sedikit dibanding penanaman modal dalam negeri (PMDN).
 

"PMA mencapai 52,5 persen atau Rp900,2 triliun, sementara PMDN sebesar 47,5 persen atau Rp814 triliun," ungkap Rosan.
 

Provinsi dan Negara Investor Terbesar
 

Lima provinsi dengan realisasi investasi tertinggi 2024 adalah:

 

1. Jawa Barat – 14,7 persen

 

2. DKI Jakarta – 14,1 persen

 

3. Jawa Timur – 8,6 persen

 

4. Sulawesi Tengah – 8,2 persen

 

5. Banten – 6,2 persen

 

Sementara itu, lima negara dengan investasi terbesar di Indonesia adalah:

 

1. Singapura – 20,1 miliar dolar

 

2. Hong Kong – 8,2 miliar dolar

 

3. China – 8,1 miliar dolar

 

4. Malaysia – 4,2 miliar dolar

 

5. Amerika Serikat – 3,7 miliar dolar

 

Kontribusi Hilirisasi dan Target 2029
 

Pada 2024, investasi dari sektor hilirisasi mencapai Rp407,8 triliun atau 23,8 persen dari total investasi nasional. Kontribusi ini mencakup sektor:

 

- Mineral
 

- Kehutanan – Rp64 triliun
 

- Industri kelapa sawit dan kertas – Rp67,1 triliun
 

- Minyak, gas, dan petrokimia – Rp23,1 triliun
 

- Baterai kendaraan listrik – Rp8,4 triliun
 

Rosan juga menyampaikan target investasi lima tahun ke depan:
 

- 2025 – Rp1.905 triliun
 

- 2026 – Rp2.175 triliun
 

- 2027 – Rp2.567 triliun
 

- 2028 – Rp2.969 triliun (target pertumbuhan ekonomi 7,7 persen)
 

- 2029 – Rp3.414 triliun (target pertumbuhan ekonomi 8 persen)


Dukungan Presiden Prabowo
 

Dalam pertemuan itu, Rosan juga melaporkan hasil kunjungannya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Presiden Prabowo menyambut baik laporan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan investasi nasional.

 

"Bapak Presiden mendukung penuh karena investasi berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutur Rosan.
 

Dengan optimisme tinggi dan kebijakan yang kuat, pemerintah berharap pertumbuhan investasi lima tahun ke depan dapat dipercepat sehingga target 8 persen pertumbuhan ekonomi bisa tercapai sebelum 2029.rajamedia

Komentar: