One Way Bisa Diperpanjang! Korlantas Siaga Hadapi Arus Balik Gelombang Dua
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Arus balik Lebaran belum mencapai puncaknya. Tapi aparat sudah pasang kuda-kuda. Korlantas Polri bersiap memperpanjang sistem satu arah (one way) di Tol Trans Jawa jika lonjakan kendaraan benar-benar tak terbendung.
Saat ini, rekayasa lalu lintas one way masih berlaku dari Km 263 hingga Km 70. Dan, kabar pentingnya: skema ini belum akan dicabut dalam waktu dekat.
Antisipasi Dini Hari, One Way Masih Dipertahankan
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan pihaknya masih menahan skema one way tahap pertama dan kedua. Tujuannya jelas—mengantisipasi gelombang kendaraan dari arah Jawa Tengah yang diprediksi meningkat pada dini hari hingga pagi.
“Kami juga persiapan besok pagi. Jadi one way tahap pertama dan tahap kedua malam ini belum kita cabut,” kata Agus di Km 48 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (28/3/2026).
Artinya, aparat tak mau kecolongan. Begitu ada lonjakan, rekayasa langsung tancap gas.
Siap Diperpanjang ke Kalikangkung
Bukan cuma bertahan, one way bahkan bisa diperpanjang. Opsinya sudah disiapkan.
Tahap awal, perpanjangan akan dimulai dari Km 275 Batang atau Km 390 Kendal. Tapi kalau situasi makin padat, jangan kaget—jalur satu arah bisa ditarik sampai Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.
“Kemungkinan one way tahap tiga akan kita perpanjang… apakah harus di kilometer 414 nanti one way nasional arus balik tahap kedua,” ujar Agus.
Ini artinya: skenario “one way nasional” bukan sekadar wacana.
Hitung-hitungan Malam Ini Jadi Penentu
Keputusan final belum diketok. Semua tergantung hasil pemantauan traffic malam ini dan besok pagi.
Korlantas membuka opsi fleksibel: titik perpanjangan bisa digeser ke Batang atau Kendal, tergantung volume kendaraan.
Pendekatannya sederhana: data real-time jadi rujukan utama.
Puncak Arus Balik Belum Terjadi
Meski siaga penuh, Korlantas menegaskan puncak arus balik gelombang kedua belum datang.
Sejauh ini, arus lalu lintas masih relatif landai. Berbeda dengan gelombang pertama yang memuncak pada 24 Maret lalu.
“Diperkirakan besok. Karena traffic malam ini juga tidak terlalu tinggi,” jelas Agus.
Namun justru di saat landai itulah persiapan dimaksimalkan.
Truk Sumbu Tiga Diminta Menepi Dulu
Ada satu instruksi penting: kendaraan logistik sumbu tiga diminta tidak beroperasi sementara.
Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan dan memberi ruang bagi kendaraan pemudik.
“Atas perintah Pak Kapolri kami mengimbau agar pengusaha logistik sumbu tiga agar tidak jalan dulu,” tegas Agus.
Raja Media mencatat: skenario sudah disiapkan, opsi sudah di tangan. Tinggal menunggu—apakah gelombang dua benar-benar datang mengganas, atau justru landai sampai akhir.
Yang jelas, aparat tak mau ambil risiko. One way siap diperpanjang kapan saja.![]()
Hukum | 5 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Keamanan | 5 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Ekbis | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu