Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Menteri Ara Gaspol di NTT! 11 Ribu Rumah Rakyat Disiapkan, Kolaborasi Jadi Kunci

Laporan: Zaki
Selasa, 21 April 2026 | 21:40 WIB
Menteri PKP Mruarar Sirait - Tangkapan Layar -
Menteri PKP Mruarar Sirait - Tangkapan Layar -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait tancap gas mempercepat program perbaikan rumah rakyat di Indonesia Timur.

 
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (21/4/2026), Ara mengungkap pertemuan strategis bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Komisaris Utama Taspen Fary Djemy Francis.
 

Fokusnya satu: memperkuat sinergi program perumahan untuk rakyat.
 

Target Besar: 11 Ribu Rumah di NTT
 

Ara membeberkan rencana ambisius untuk Nusa Tenggara Timur pada 2026.
 

Setiap kabupaten/kota ditargetkan minimal mendapatkan 500 unit bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
 

Dengan total 22 daerah, angka itu menembus sekitar 11.000 unit rumah.
 

Bukan Sekadar Angka
 

Ara menegaskan, program ini bukan hanya soal statistik pembangunan.

“Ini bukan sekadar angka. Ini tentang mempercepat perbaikan rumah tidak layak huni dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tulisnya.
 

Pesan itu menegaskan arah kebijakan: pembangunan harus terasa langsung oleh rakyat.
 

Kolaborasi Jadi Kunci
 

Dalam pertemuan tersebut, Ara menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga seperti Taspen.
 

Menurutnya, tanpa kolaborasi kuat, program besar berisiko meleset dari sasaran.
 

“Kolaborasi harus terus diperkuat agar program ini tepat sasaran dan berdampak nyata,” tegasnya.
 

Rumah Layak, Hidup Lebih Baik
 

Ara menutup pesannya dengan visi yang lebih luas: program perumahan bukan hanya membangun fisik, tapi membangun kualitas hidup.
 

“Kita ingin masyarakat tidak hanya punya rumah, tapi juga hidup lebih layak.”
 

Jika target ini tercapai, ribuan keluarga di NTT akan keluar dari jerat rumah tidak layak huni. Kuncinya satu: sinergi jangan berhenti di rapat—harus terasa sampai ke pintu rumah rakyat.rajamedia

Komentar: