Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Pesan Hijau dari Istiqlal! Prof Tholabi: Merusak Alam Sama dengan Mengkhiati Amanah Tuhan

Laporan: Halim Dzul
Jumat, 05 Juni 2026 | 20:58 WIB
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie. - Foto: Istimewa/RMN -
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie. - Foto: Istimewa/RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Ribuan jemaah memadati Masjid Istiqlal Jakarta pada pelaksanaan Shalat Jumat, Jumat (5/6/2026). Sejak sebelum azan berkumandang, masjid terbesar di Asia Tenggara itu sudah dipenuhi lautan umat dari berbagai daerah.
 

Ruang utama, selasar, hingga pelataran Masjid Istiqlal tampak sesak oleh jemaah yang datang untuk mengikuti ibadah sekaligus menyimak khotbah Jumat bertema “Pesan Al-Qur’an dalam Menjaga Lingkungan Hidup.”
 

Khotbah disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie.
 

Krisis Lingkungan Jadi Alarm Kemanusiaan
 

Dalam khutbahnya, Prof Ahmad Tholabi menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup bukan sekadar isu teknis atau urusan kebijakan pemerintah semata.
 

Menurutnya, krisis lingkungan merupakan persoalan moral dan spiritual yang berkaitan langsung dengan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi.
 

“Krisis lingkungan yang terjadi hari ini adalah kenyataan yang tidak bisa lagi diabaikan,” tegasnya.
 

Ia menyinggung berbagai persoalan ekologis yang kini semakin nyata dirasakan masyarakat dunia.
 

Mulai dari banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, pencemaran sungai dan laut, hingga meningkatnya suhu bumi akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali.
 

Al-Qur’an Sudah Memberi Peringatan
 

Mengutip Surah Ar-Rum ayat 41, khatib menjelaskan bahwa Al-Qur’an sejak lama telah mengingatkan tentang kerusakan di darat dan laut akibat ulah manusia sendiri.
 

Karena itu, menjaga lingkungan menurutnya merupakan bagian dari manifestasi keimanan dan tanggung jawab keagamaan umat Islam.
 

“Menjaga alam bukan hanya urusan sosial, tetapi bagian dari ibadah,” ujar Prof Ahmad Tholabi.
 

Jemaah Simak Khutbah dengan Serius
 

Suasana khidmat terlihat sepanjang khutbah berlangsung. Ribuan jemaah tampak menyimak penuh perhatian pesan-pesan yang disampaikan khatib.
 

Sebagian jemaah bahkan terlihat mencatat poin-poin penting, terutama saat khatib mengajak umat mulai mengurangi perilaku konsumtif, menghemat sumber daya, dan membangun budaya hidup ramah lingkungan.
 

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertepatan dengan pelaksanaan Shalat Jumat membuat pesan khutbah terasa semakin relevan.
 

Istiqlal Jadi Pusat Pendidikan Umat
 

Masjid Istiqlal kembali menunjukkan perannya bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga ruang pendidikan umat yang membahas persoalan kemanusiaan dan tantangan global.
 

Dalam khutbahnya, Prof Ahmad Tholabi mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan pada akhirnya akan kembali menghantam manusia sendiri.
 

Krisis air bersih, polusi udara, hingga meningkatnya bencana alam disebut sebagai konsekuensi ketika manusia gagal menjaga keseimbangan alam.
 

Perubahan Dimulai dari Hal Kecil
 

Khatib menegaskan kesadaran ekologis harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
 

Menurutnya, perubahan besar tidak lahir hanya dari kebijakan negara, tetapi dari perubahan perilaku kolektif masyarakat.
 

Mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga lingkungan sekitar harus menjadi ruang membangun kesadaran menjaga bumi.
 

Jangan Kehilangan Orientasi Moral
 

Di tengah pesatnya pembangunan dan kemajuan teknologi, umat Islam diajak tidak kehilangan orientasi moral dalam memanfaatkan sumber daya alam.
 

Prof Ahmad Tholabi menegaskan pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.
 

“Pembangunan harus menghadirkan kemaslahatan jangka panjang, bukan kerusakan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
 

Khutbah ditutup dengan ajakan agar umat Islam menjadikan menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan warisan moral bagi anak cucu di masa depan.rajamedia

Komentar: