Kinerja Kementerian UMKM Diapreasiasi DPR, Realisasi KUR Produksi Cetak Sejarah!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Ekonomi — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menuai apresiasi dari Komisi VII DPR RI atas kinerjanya sepanjang tahun 2025. DPR menilai berbagai program Kementerian UMKM berhasil mendorong pembiayaan produktif, memperluas keterlibatan UMKM dalam program strategis nasional, serta memperkuat fondasi ekonomi rakyat.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian UMKM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
KUR Produksi Lampaui Target, Capaian Bersejarah
Lamhot menegaskan, salah satu capaian paling menonjol dan bersejarah sepanjang 2025 adalah realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor produksi yang berhasil melampaui target 60 persen.
“Secara umum, Komisi VII mengapresiasi kinerja Kementerian UMKM sepanjang tahun 2025. Salah satu capaian yang menggembirakan dan bersejarah adalah realisasi KUR sektor produksi yang melampaui target 60 persen,” ujar Lamhot.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Menanggapi apresiasi DPR, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen kementeriannya dalam mengaktualisasikan arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan kolaborasi lintas sektor dan penghapusan ego sektoral.

“Kami menyadari Kementerian UMKM tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kami terus mengedepankan kolaborasi lintas sektor, baik dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun sektor swasta,” kata Menteri Maman.
Holding UMKM Klaster Olahraga Jadi Proyek Percontohan
Salah satu bentuk konkret kolaborasi lintas sektor tersebut adalah pengembangan Holding UMKM Klaster Olahraga. Program ini melibatkan berbagai kementerian serta pelaku industri olahraga nasional.
“Pada Desember 2025, kami telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sebagai proyek percontohan, sebanyak 20 stadion akan dikelola oleh 20 klub sepak bola dengan melibatkan UMKM sebagai bagian dari ekosistem bisnisnya,” jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis Serap Jutaan Tenaga Kerja
Dalam konteks perluasan lapangan kerja, Menteri Maman juga menyoroti kontribusi UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, program tersebut telah melibatkan 18.614 UMKM sebagai pemasok dan menyerap sekitar 2,25 juta tenaga kerja di berbagai daerah.

“Salah satu arahan Presiden adalah memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam peningkatan kesempatan kerja,” ujarnya.
Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah Terdampak Bencana
Selain menopang pertumbuhan ekonomi nasional, Kementerian UMKM juga berperan aktif dalam pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini dijalankan melalui program Klinik UMKM Bangkit.
“Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua tahun. Melalui Klinik UMKM Bangkit, kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang bergerak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus mencegah terjadinya ketimpangan pemulihan,” ujar Menteri Maman.
Tata Kelola Membaik, Integritas dan Pelayanan Publik Meningkat
Dari sisi tata kelola, Menteri Maman menegaskan kinerja birokrasi Kementerian UMKM menunjukkan tren positif sepanjang 2025.
“Nilai survei penilaian integritas Kementerian UMKM meningkat menjadi 80,43 dengan predikat terjaga. Laporan keuangan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan indeks pelayanan publik berada pada predikat A,” ungkapnya.
Fokus 8 Program Strategis di 2026
Menatap tahun 2026, Kementerian UMKM akan memfokuskan kebijakan dan anggaran pada delapan program strategis, yakni Sapa UMKM, Kartu Usaha, Holding UMKM, peningkatan keterlibatan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis, Kemitraan dan Hilirisasi, Perluasan Akses Pembiayaan, Entrepreneur Hub, serta Transformasi Usaha.
Melalui berbagai program tersebut, Kementerian UMKM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menjadikan UMKM sebagai motor penggerak pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan kemandirian bangsa.![]()
Nasional 1 hari yang lalu
Peristiwa | 5 hari yang lalu
Daerah | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Daerah | 2 hari yang lalu
