BBM Oktan Rendah Bisa Picu Knocking pada Mesin Hybrid Toyota, Ini Penjelasan Auto2000
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan di bawah rekomendasi pabrikan berpotensi memicu knocking atau suara “ngelitik” pada mesin hybrid Toyota. Kondisi tersebut dapat mengurangi tenaga mesin, meningkatkan konsumsi BBM, hingga mempercepat kerusakan komponen jika dibiarkan dalam jangka panjang.
Mesin hybrid Toyota menggunakan teknologi mesin pembakaran internal (ICE) dengan Dual VVT-i serta rasio kompresi tinggi. Karena itu, kualitas bahan bakar menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga proses pembakaran tetap optimal.
Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara menjelaskan penggunaan BBM yang sesuai rekomendasi Toyota perlu diimbangi dengan servis berkala agar performa mesin tetap terjaga.
Hybrid dan Hybrid EV, Apa Bedanya?
Dalam kendaraan elektrifikasi Toyota, istilah hybrid dan Hybrid EV perlu dipahami sesuai teknologi yang digunakan masing-masing model.
Hybrid Electric Vehicle (HEV) menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai. Baterainya memperoleh energi antara lain melalui pengereman regeneratif dan kerja mesin, sehingga pada umumnya tidak memerlukan pengisian melalui sumber listrik eksternal.
Sementara Hybrid EV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menggunakan baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi dari sumber listrik eksternal. Sistem ini tetap mengombinasikan mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
Meski sistem penggeraknya berbeda, kendaraan yang menggunakan mesin bensin tetap membutuhkan bahan bakar dengan spesifikasi sesuai rekomendasi pabrikan. Pembahasan mengenai knocking dalam artikel ini berkaitan dengan mesin pembakaran internal (ICE), bukan sistem motor listriknya.
Rasio Kompresi Tinggi Butuh BBM Sesuai
Mesin Toyota modern, termasuk sejumlah mesin hybrid, memiliki rasio kompresi tinggi, bahkan di atas 13:1. Kondisi tersebut membutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan.
BBM dengan oktan lebih rendah memiliki kecenderungan lebih mudah terbakar sebelum busi memercikkan api sesuai siklus pembakaran. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan knocking.
Gejalanya biasanya terdengar seperti suara mengelitik ketika pedal gas diinjak, terutama saat mobil membutuhkan tenaga besar seperti ketika membawa muatan penuh, menyalip, atau melintasi jalan menanjak.
Knocking Bisa Mengurangi Tenaga Mesin
Pembakaran yang tidak berlangsung secara optimal dapat memengaruhi performa mesin. Salah satu dampaknya adalah tenaga berkurang sehingga pengemudi cenderung menekan pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan respons yang diinginkan.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan beban kerja komponen mesin dan mempercepat keausan.
Karena itu, suara knocking sebaiknya tidak dianggap sebagai gangguan ringan yang dapat diabaikan.
Deposit Bisa Menumpuk di Ruang Bakar
Selain knocking, penggunaan BBM yang tidak sesuai kebutuhan mesin juga berpotensi memicu terbentuknya deposit atau endapan di ruang bakar.
Deposit dapat menempel pada komponen dan memengaruhi proses pembakaran. Kondisi tersebut berpotensi membuat performa mesin menurun dan konsumsi BBM meningkat.
Dalam jangka panjang, penurunan performa dan peningkatan beban kerja mesin dapat berpengaruh terhadap usia pakai sejumlah komponen.
Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi Toyota
Auto2000 mengingatkan penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan membantu mesin bekerja lebih optimal dan efisien.
Efisiensi bahan bakar sendiri tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk gaya berkendara, kondisi kendaraan, beban, dan kontur jalan.
Dengan tenaga mesin yang bekerja sesuai spesifikasi, pengemudi juga tidak perlu terlalu sering menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mendapatkan performa yang dibutuhkan.
Servis Berkala Cegah Mesin Ngelitik
Selain pemilihan BBM, perawatan berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi mesin hybrid Toyota.
Servis berkala setiap enam bulan memungkinkan teknisi memeriksa kondisi berbagai komponen pendukung, termasuk filter, busi, dan komponen lainnya. Komponen yang sudah tidak layak atau telah mencapai masa penggantian dapat segera ditangani.
Pemeriksaan dan uji emisi juga dapat menjadi indikator tambahan untuk mengetahui kondisi mesin.
Auto2000 Hadirkan Layanan Servis ke Rumah
Nur Imansyah Tara mengatakan gejala knocking dan penumpukan deposit di ruang bakar merupakan kondisi yang perlu dicegah sejak awal.
“Gejala knocking dan menumpuknya deposit di ruang bakar adalah dua hal yang AutoFamily tidak inginkan pada mesin hybrid Toyota. Solusinya mudah: gunakan BBM sesuai rekomendasi Toyota dan servis berkala di bengkel Auto2000.”
Menurutnya, sejalan dengan inisiatif Life is Easy with Auto2000 yang Dekat, Nyaman, dan Lengkap, Auto2000 juga menghadirkan layanan THS Auto2000 Home Service untuk servis berkala Hybrid EV Toyota di rumah pelanggan.
Layanan tersebut dapat dipesan melalui Auto2000 Digiroom, sehingga pemilik kendaraan dapat melakukan perawatan tanpa harus datang langsung ke bengkel.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Peristiwa | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Politik | 1 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 1 minggu yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
