Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Gentengnisasi Dimulai! Ara Acungi Jempol Buddha Tzu Chi, CSR Terbesar Renovasi Rumah

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:08 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung Program Gotong Royong Merenovasi Rumah Merah Putih yang digarap bersama Yayasan Buddha Tzu Chi di Jalan Cibuntu Selatan, Kota Bandung, Jumat (13/2/2026). - Dok Kemen PKP -
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung Program Gotong Royong Merenovasi Rumah Merah Putih yang digarap bersama Yayasan Buddha Tzu Chi di Jalan Cibuntu Selatan, Kota Bandung, Jumat (13/2/2026). - Dok Kemen PKP -

RAJAMEDIA.CO - Bandung - Pemerintah kembali menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat berpenghasilan rendah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung Program Gotong Royong Merenovasi Rumah Merah Putih yang digarap bersama Yayasan Buddha Tzu Chi di Jalan Cibuntu Selatan, Kota Bandung, Jumat (13/2/2026).
 

Program kolaborasi antara Kementerian PKP dan Yayasan Buddha Tzu Chi ini terbukti memberi dampak nyata. Sepanjang 2025, sebanyak 739 unit rumah tidak layak huni berhasil direnovasi. Memasuki 2026, renovasi terus berlanjut dengan total 55 rumah di kawasan Cibuntu, di mana 42 unit telah rampung dan 13 unit masih dalam proses pengerjaan.
 

Ara: Ini CSR Terbesar Renovasi Rumah untuk Rakyat
 

Menteri PKP memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi yang dinilai konsisten dan signifikan dalam program perbaikan rumah rakyat.
 

“Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang menjadi yayasan dengan kontribusi CSR terbesar dalam program renovasi rumah. Semangat gotong royong seperti ini harus terus diperkuat,” ujar Maruarar.
 

Menurutnya, keterlibatan sektor sosial dan filantropi menjadi kunci percepatan penanganan rumah tidak layak huni, terutama di wilayah perkotaan padat penduduk.
 

Ara Dorong Gentengnisasi, UMKM Ikut Bergerak
 

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga menegaskan arahan Presiden agar program renovasi rumah ke depan mengedepankan gentengnisasi. Penggunaan genteng dinilai membuat rumah lebih adem, nyaman, sekaligus meningkatkan estetika lingkungan.
 

“Termasuk yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, nanti akan saya ajak semua pihak terkait mengunjungi pabrik genteng seperti di Majalengka agar UMKM ikut bergerak,” ujarnya.
 

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.
 

Ribuan BSPS Disiapkan, 9.289 RTLH di Bandung Jadi Prioritas
 

Selain mengandalkan CSR, Kementerian PKP pada 2026 juga menyiapkan ribuan unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat dengan menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) agar penanganan RTLH lebih tepat sasaran.
 

Di Kota Bandung sendiri, tercatat 9.289 unit rumah tidak layak huni yang menjadi perhatian serius pemerintah.
 

Warga Rasakan Dampak Langsung
 

Salah satu penerima bantuan, Ibu Lilis, mengaku bersyukur rumahnya kini telah layak huni setelah direnovasi.
 

“Terima kasih kepada Kementerian PKP dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Sekarang rumah saya sudah layak huni. Dulu atap bocor dan tembok miring,” tuturnya.
 

Kolaborasi pemerintah dan lembaga sosial ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni, sekaligus memperkuat semangat gotong royong nasional.rajamedia

Komentar: