Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

DPR RI Temui World Bank di Washington! Bahas Arah Ekonomi & Perkuat Kerja Sama Global

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 18 April 2026 | 09:01 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, bersama rombongan parlemen dan Menkeu menggelar pertemuan bilateral strategis dengan jajaran pimpinan World Bank Group di Washington DC. - Humas DPR -
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, bersama rombongan parlemen dan Menkeu menggelar pertemuan bilateral strategis dengan jajaran pimpinan World Bank Group di Washington DC. - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO — Washington DC Delegasi Indonesia tancap gas di panggung ekonomi global. Dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, rombongan parlemen menggelar pertemuan bilateral strategis dengan jajaran pimpinan World Bank Group di Washington DC.
 

Forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, tapi momentum penting untuk mengunci arah kebijakan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global.
 

Bahas Strategi Ekonomi di Forum Dunia
 

Pertemuan berlangsung dalam rangka Spring Meetings 2026—forum utama dialog kebijakan ekonomi internasional.
 

Delegasi Indonesia duduk satu meja dengan para petinggi Bank Dunia, termasuk Felipe (Asia Timur dan Pasifik), Sarvesh dari International Finance Corporation, serta Junaid dari Multilateral Investment Guarantee Agency.
 

Dari dalam negeri, turut hadir jajaran Komisi XI DPR, Badan Anggaran, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
 

DPR: Kemitraan Harus Makin Kuat
 

Sari Yuliati menegaskan, kemitraan Indonesia dengan Bank Dunia bukan sekadar hubungan formal, melainkan kolaborasi strategis jangka panjang.
 

“Kami sangat menghargai kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dengan World Bank Group,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terpadu—mulai dari pembiayaan negara, investasi swasta, hingga mitigasi risiko—telah membantu Indonesia menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.
 

Tantangan Global Makin Kompleks
 

Delegasi RI juga tak menutup mata terhadap situasi dunia yang kian rumit.
 

Perlambatan ekonomi global, tensi geopolitik, hingga fragmentasi geo-ekonomi disebut berdampak langsung pada perdagangan dan investasi.
 

Belum lagi isu strategis seperti: ketahanan energi, krisis pangan, perubahan iklim, dan ketidakpastian rantai pasok 
Semua itu menjadi “paket lengkap” tantangan ekonomi global saat ini.
 

Fiskal Indonesia Tetap Terkendali
 

Di tengah tekanan tersebut, Indonesia tetap menjaga disiplin fiskal.
 

Pemerintah konsisten menahan defisit di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), sesuai aturan fiskal nasional.
 

Menteri Keuangan Purbaya juga memaparkan berbagai kerja sama konkret dengan Bank Dunia, mulai dari proyek iklim, penciptaan lapangan kerja, hingga reformasi kebijakan.
 

Sinyal Kuat: Indonesia Siap Hadapi Dunia
 

Pertemuan ini mengirim pesan jelas: Indonesia tidak tinggal diam menghadapi gejolak global.
 

Dengan dukungan mitra internasional dan kebijakan yang terukur, Indonesia berupaya tetap stabil—bahkan mencari peluang di tengah krisis.rajamedia

Komentar: