BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Thailand, Gus Falah: Jutaan Anak Bangsa Terselamatkan
RMBANTEN.COM — Jakarta, Legislator — Keberhasilan aparat membongkar jaringan narkotika internasional kembali menuai apresiasi. Kali ini datang dari Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru yang menilai pengungkapan penyelundupan 3,37 ton ganja (cannabis buds) asal Thailand merupakan pukulan telak bagi sindikat narkoba lintas negara.
Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Gus Falah itu menyebut operasi gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Jawa Timur sebagai bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam memerangi kejahatan narkotika.
Sinergi Aparat Layak Diapresiasi
Gus Falah memberikan apresiasi tinggi kepada BNN dan Polda Jawa Timur atas keberhasilan membongkar jaringan narkotika internasional yang beroperasi hingga masuk ke Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antarpenegak hukum harus terus diperkuat agar jaringan narkoba internasional tidak memiliki ruang untuk berkembang.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan Polda Jawa Timur atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika internasional asal Thailand. Sinergi yang terjalin sangat baik dan patut terus diperkuat dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia," ujar Gus Falah dalam keterangannya yang dikutip Parlementaria, Jumat (3/7/2026).
Selamatkan Jutaan Generasi Muda
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X (Gresik-Lamongan) itu menilai keberhasilan mengamankan 3,37 ton cannabis buds di sebuah gudang kawasan pergudangan Kabupaten Gresik menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.
Pasalnya, barang haram tersebut berhasil disita sebelum sempat diedarkan kepada masyarakat.
Menurut Gus Falah, keberhasilan itu berarti jutaan generasi muda Indonesia berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
"Sebagai wakil rakyat dari Gresik dan Lamongan, saya sangat bersyukur narkotika sebanyak 3,37 ton itu berhasil diamankan sebelum sempat beredar. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia karena generasi muda kita terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba," katanya.
Perang Melawan Narkoba Harus Terus Diperkuat
Gus Falah berharap pengungkapan kasus besar ini menjadi momentum memperkuat koordinasi seluruh lembaga dalam memberantas jaringan narkotika internasional.
Menurutnya, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, kolaborasi yang kuat akan menjadi benteng penting untuk melindungi Indonesia dari ancaman peredaran gelap narkotika yang semakin terorganisasi dan berskala internasional.
RAJA MEDIA | Parlemen 2026![]()
Nasional 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu