Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

AirTag Made in Batam Tembus AS! DPR Dorong Apple Tambah Investasi di RI

Laporan: Halim Dzul
Rabu, 22 April 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi AirTag - Repro -
Ilustrasi AirTag - Repro -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Legislator — Kabar segar datang dari industri teknologi nasional. Produksi perangkat pelacak AirTag di Batam dikabarkan sudah berjalan—bahkan mulai diekspor ke Amerika Serikat. Sinyal kuat: Indonesia mulai masuk peta rantai pasok global Apple Inc..
 

Produksi Jalan, Ekspor Sudah Meluncur
 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, mengapresiasi perkembangan tersebut. Menurutnya, fasilitas produksi AirTag di Batam menjadi yang pertama di Indonesia.
 

“Produknya sudah mulai diekspor ke Amerika Serikat. Ini langkah maju,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
 

Tak hanya itu, komponen AirPods Max juga disebut telah diproduksi di Bandung—menambah daftar kontribusi Indonesia dalam ekosistem produk Apple.
 

Investasi Rp15 Triliun Lebih, Tapi Masih Tertinggal
 

Apple telah menyepakati investasi TKDN HKT senilai USD160 juta (sekitar Rp15,9 triliun) untuk periode 2026–2028. Skema yang dipilih adalah pengembangan inovasi, bukan manufaktur penuh.
 

Artinya, Apple tidak wajib membangun pabrik iPhone di Indonesia, melainkan fokus pada inovasi dan pengembangan talenta.

 - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim -

Namun, Nunik mengingatkan: angka ini masih jauh dibanding negara tetangga.
 

“Di Vietnam, investasi Apple sudah tembus lebih dari Rp256 triliun dengan serapan 200 ribu tenaga kerja,” tegasnya.
 

Apple Developer Institute Digelar, Talenta Lokal Digenjot
 

Sebagai bagian dari komitmen, Apple Inc. akan membangun pusat pelatihan Apple Developer Institute di Indonesia.
 

Rencananya, lima fasilitas akan hadir di:
 

1. Surabaya 

2. Batam 

3. Tangerang 

4. Dua lokasi di Jakarta 
 

Langkah ini dinilai strategis untuk mencetak talenta digital lokal agar siap bersaing di industri global.
 

TKDN: Tiga Skema, Apple Pilih Inovasi
 

Mengacu pada aturan TKDN, ada tiga jalur yang bisa ditempuh perusahaan:
 

1. Manufaktur (produksi dalam negeri) 

2. Aplikasi (pengembangan software lokal) 

3. Inovasi (riset dan pengembangan) 
 

Apple memilih jalur inovasi—yang berarti kontribusi lebih pada pengembangan SDM dan teknologi, bukan produksi besar-besaran.
 

Batam Jadi Titik Awal, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
 

Pabrik AirTag di kawasan industri Batam disebut berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Ini menjadi tonggak awal, sekaligus peluang memperkuat industri elektronik nasional.
 

DPR: Jangan Berhenti di Sini!
 

Nunik berharap Apple tidak berhenti di tahap ini. Indonesia dinilai punya potensi besar untuk menjadi basis produksi teknologi dunia.
 

“Kehadiran Apple harus jadi strategi memperkuat daya saing industri dan membuka lapangan kerja. Kita juga berharap perusahaan global lain ikut masuk,” tandasnya.
 

Masuknya Apple lewat AirTag dan AirPods baru permulaan. Pertanyaannya sekarang: berani naik level ke produksi besar—atau Indonesia hanya jadi pasar dan pelengkap rantai pasok?rajamedia

Komentar: