Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Ade Armando Mundur dari PSI! Ini Penjelasannya

Laporan: Firman
Rabu, 06 Mei 2026 | 09:25 WIB
Ade Armando saat menyampaikan alasan pengunduran diri dari PSI - Foto: X DPP PSI -
Ade Armando saat menyampaikan alasan pengunduran diri dari PSI - Foto: X DPP PSI -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Polkam – Ade Armando resmi menyatakan mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan itu diumumkan langsung dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
 

Tegaskan Tak Ada Konflik
 

Ade menegaskan pengunduran dirinya bukan karena konflik internal dengan PSI.
 

Menurutnya, langkah tersebut diambil demi kepentingan bersama agar partai tidak terus terseret polemik yang berkaitan dengan dirinya.
 

“Melalui konferensi pers ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI,” kata Ade.
 

“Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur demi kebaikan bersama,” lanjutnya.
 

Kontroversi Ikut Seret PSI
 

Ade mengakui dirinya selama ini kerap menjadi sasaran kritik akibat berbagai pernyataan dan komentarnya di ruang publik.
 

Namun belakangan, serangan tersebut disebut mulai meluas dan ikut menyeret nama PSI serta sejumlah pengurus partai.
 

“Serangan itu diperluas, dari serangan terhadap saya juga terhadap teman-teman saya, termasuk misalnya Bu Grace Natalie,” ujarnya.
 

Tak Ingin PSI Kena Dampak
 

Ade berharap setelah dirinya keluar dari PSI, segala kritik terhadap pernyataan pribadinya tidak lagi diarahkan kepada partai.
 

Ia meminta publik memisahkan pandangan pribadinya dengan sikap resmi PSI.
 

“Kalau saya nanti masih melakukan kritik-kritik yang tidak bisa diterima pihak tertentu, tolong jangan serang PSI-nya. PSI tidak tahu apa-apa soal itu,” katanya.
 

Sebut PSI Tetap Mendukung
 

Dalam kesempatan itu, Ade mengungkapkan pimpinan PSI selama ini tetap memberikan dukungan kepadanya meski kritik publik terus bermunculan.
 

Namun ia merasa tidak nyaman jika polemik yang melibatkan dirinya turut membebani partai dan pengurus PSI.
 

“Pimpinan PSI selalu bersama saya. Tapi tidak adil kalau teman-teman di PSI ikut menanggung akibat dari apa yang saya sampaikan,” ujarnya.
 

Pilih Pisah Jalan
 

Karena alasan itu, Ade menilai memisahkan diri dari PSI menjadi langkah terbaik.
 

Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab pribadi agar partai tidak terus menjadi sasaran imbas kontroversi yang melibatkan dirinya.rajamedia

Komentar: