Utut Tegas! Tak Ada Overfly AS—Kedaulatan Udara RI Harga Mati
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator – Isu sensitif soal kedaulatan udara langsung dipatahkan. Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan, tidak ada pemberian izin blanket overfly kepada Amerika Serikat.
Kerja sama pertahanan Indonesia–AS, kata dia, murni untuk memperkuat kapasitas TNI—bukan membuka akses bebas wilayah udara nasional.
Klarifikasi Langsung ke Menhan
Pernyataan tegas itu disampaikan Utut usai melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Hasilnya jelas: tidak ada kesepakatan terkait overfly bebas.
“Jadi kedaulatan udara tetap mutlak milik Indonesia. Semua aktivitas harus melalui mekanisme resmi,” tegas Utut di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Fokus Kerja Sama: Perkuat TNI
Utut menjelaskan, kerja sama dengan Amerika Serikat justru difokuskan pada penguatan pertahanan nasional.
Ada tiga pilar utama:
1. Modernisasi alutsista
2. Transfer teknologi
3. Peningkatan kualitas SDM prajurit
Langkah ini disebut penting untuk meningkatkan daya tangkal TNI di tengah dinamika global.
Pendidikan Militer hingga Luar Negeri
Kerja sama juga mencakup program peningkatan kapasitas prajurit melalui pendidikan militer profesional.
Salah satunya lewat International Military Education and Training (IMET), yang memberi kesempatan personel TNI belajar di luar negeri.
Latihan Gabungan Makin Kompleks
Selain pendidikan, interoperabilitas antar militer juga diperkuat melalui latihan bersama.
Program seperti Super Garuda Shield terus ditingkatkan skala dan kompleksitasnya.
Tujuannya: kesiapan tempur yang lebih solid dan terukur.
Kuat untuk Damai
Utut menegaskan, seluruh kerja sama pertahanan tetap berpijak pada prinsip kedaulatan dan orientasi perdamaian.
“Yang kita bangun adalah kekuatan untuk menjaga perdamaian. Semakin kuat, tapi tetap untuk tujuan damai,” ujarnya.
Di tengah isu sensitif soal kedaulatan, DPR kirim pesan tegas: kerja sama boleh, tapi garis batas negara tak bisa ditawar. Kuat bukan untuk perang—tapi untuk memastikan damai tetap terjaga.![]()
Nasional | 4 hari yang lalu
Peristiwa | 4 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Keamanan | 6 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Dunia | 6 hari yang lalu
Opini | 18 jam yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu