Sufmi Dasco: Ekonomi Rakyat Tumbuh dari Trotoar, Suara PKL Harus Didengar
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa kekuatan ekonomi rakyat tidak hanya bertumpu pada pusat-pusat perdagangan besar, tetapi juga tumbuh dari aktivitas pedagang kaki lima dan pasar-pasar kecil yang setiap hari menghidupi banyak keluarga.
Hal itu disampaikan Dasco setelah dirinya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menerima serta berdiskusi dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026) sore.
Bahas Masa Depan Pedagang Kaki Lima
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang berkaitan dengan sektor perdagangan dibahas bersama. Salah satu perhatian utama adalah keberadaan serta pemberdayaan pedagang kaki lima yang tersebar di berbagai daerah.
Menurut Dasco, pedagang kaki lima merupakan bagian penting dari denyut ekonomi masyarakat. Aktivitas mereka tidak sekadar menjadi mata pencaharian individu, tetapi turut menopang kehidupan banyak keluarga.
“Ekonomi rakyat tumbuh dari trotoar dan pasar-pasar kecil yang menghidupi banyak keluarga,” ujar Dasco mengutip postingan di instagram pribadinya.
Ia menilai, keberadaan pedagang kaki lima perlu ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi rakyat yang harus terus dikembangkan, bukan sekadar dipandang sebagai persoalan tata ruang atau ketertiban.
Suara PKL Harus Masuk Ruang Kebijakan
Dasco mengatakan, pemerintah dan pemangku kebijakan perlu membangun ekosistem perdagangan yang kondusif agar para pedagang kaki lima dapat menjalankan usaha dengan lebih aman, tertata, dan produktif.
Pembahasan bersama APKLI juga mencakup perkembangan sektor perdagangan serta berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang di lapangan.
Bagi Dasco, kebijakan yang menyangkut ekonomi rakyat harus dibangun dengan mendengar langsung suara masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi tersebut.
“Pedagang kaki lima adalah wajah ekonomi rakyat yang terus bergerak, dan suara mereka layak didengar sampai ke ruang kebijakan,” tegasnya.
Pemberdayaan, Bukan Sekadar Penertiban
Menurut Dasco, pemberdayaan menjadi bagian penting dalam melihat masa depan pedagang kaki lima. Mereka perlu mendapatkan ruang untuk berkembang seiring dengan upaya pemerintah menciptakan tata perdagangan yang tertib dan kondusif.
Pertemuan dengan APKLI menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi pelaku ekonomi rakyat agar persoalan yang terjadi di lapangan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
Dengan demikian, kebijakan perdagangan tidak hanya berbicara mengenai angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan masyarakat kecil yang menjadi penggerak ekonomi sehari-hari mendapatkan ruang untuk tumbuh.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Olahraga 6 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Daerah | 6 hari yang lalu
Otomotif | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu