Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Modernisasi Pertahanan Udara TNI! Prabowo Serahkan Rafale hingga Rudal Meteor

Laporan: Halim Dzul
Senin, 18 Mei 2026 | 17:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah  alutsista strategis kepada TNI guna memperkokoh kekuatan pertahanan udara Indonesia - Foto: Dok Setkab RI -
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alutsista strategis kepada TNI guna memperkokoh kekuatan pertahanan udara Indonesia - Foto: Dok Setkab RI -

RAJAMEDIA.CO -  Jakarta, Hankam — Presiden Prabowo Subianto kembali memperkuat postur pertahanan nasional. Pemerintah resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna memperkokoh kekuatan pertahanan udara Indonesia.
 

Penyerahan alutsista dilakukan di Pangkalan Udara Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026), sebagai bagian dari agenda besar modernisasi militer yang telah dimulai sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan dan kini berlanjut di era kepemimpinannya sebagai Presiden RI.
 

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan penguatan pertahanan udara menjadi langkah mutlak yang tidak bisa ditawar.
 

“Langit Indonesia harus aman, kedaulatan tidak bisa ditawar,” tegas Teddy dalam keterangannya.
 

Rafale hingga Airbus A-400M Resmi Memperkuat TNI
 

Dalam penyerahan tersebut, pemerintah menghadirkan sejumlah platform pertahanan udara modern berteknologi tinggi dari Eropa.

Alutsista yang diserahkan meliputi:
 

- 6 pesawat tempur multi peran Dassault Rafale dari total 42 unit pesanan. 

- 2 pesawat angkut multi peran tanker Airbus A400M Atlas dari total dua unit pesanan. 

- 6 jet transport eksekutif militer Dassault Falcon 8X. 

- Radar Ground Control Interceptor (GCI) produksi Thales Group sebanyak 25 unit pesanan. 

- Rudal udara jarak jauh Meteor missile buatan konsorsium MBDA Eropa. 

- Smart Bomb Hammer produksi Safran. 
 

Bangun Kekuatan Udara Terintegrasi
 

Pemerintah menilai kehadiran berbagai platform pertahanan tersebut menjadi tonggak penting dalam membangun sistem pertahanan udara nasional yang modern dan terintegrasi.
 

Selain memperkuat daya tangkal militer, modernisasi alutsista juga diproyeksikan meningkatkan kemampuan respons TNI terhadap berbagai ancaman strategis di kawasan.
 

Langkah ini sekaligus menunjukkan arah kebijakan pertahanan pemerintahan Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan kedaulatan nasional dan kesiapan tempur Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.
 

Modernisasi Era Prabowo Berlanjut
 

Program pengadaan alutsista strategis memang menjadi salah satu agenda utama Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan. Kini, saat memimpin sebagai Presiden, proyek modernisasi itu terus dipercepat demi memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan regional yang disegani.
 

Dengan masuknya Rafale, A400M, radar GCI, hingga rudal Meteor ke arsenal TNI, Indonesia mulai memasuki babak baru pembangunan kekuatan udara berteknologi tinggi.rajamedia

Komentar: