Bersihkan Hati, Nikmati Ramadhan

RAJAMEDIA.CO - Ramadhan depan mata. Umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut bulan suci ini dengan penuh suka cita. Tapi, ada satu pertanyaan: sudah siapkah hati kita?
Jangan-jangan kita hanya sibuk menyiapkan stok bahan makanan, merancang menu sahur dan buka puasa, atau berburu diskon perlengkapan ibadah. Tapi lupa mempersiapkan yang lebih penting: kebersihan hati.
Puasa, Tapi Masih Penuh Dendam?
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, ini adalah latihan untuk menahan amarah, iri hati, dan prasangka buruk. Percuma puasa kalau hati masih penuh dendam. Percuma tarawih kalau masih doyan menjelekkan orang lain.
Maka, Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berdamai. Dengan diri sendiri. Dengan orang lain.
Jangan gengsi untuk meminta maaf. Jangan ragu untuk memaafkan.
Perbaiki Niat, Perbanyak Syukur
Kadang kita berpuasa hanya karena “sudah seharusnya.” Sekadar rutinitas tahunan. Maka, Ramadhan kali ini, mari kita jalani dengan niat yang lebih tulus.
Jangan lupa bersyukur. Kita masih diberi umur. Masih diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan lagi. Sementara banyak orang yang tahun lalu berpuasa bersama kita, tahun ini sudah tiada.
Ramadhan, Awal dari Perubahan
Ramadhan bukan sekadar satu bulan penuh ibadah, lalu setelahnya kembali ke kebiasaan lama. Harusnya, ini jadi titik awal. Awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Awal untuk lebih sabar. Awal untuk lebih ikhlas.
Jangan sampai, begitu Ramadhan berakhir, kita kembali ke pola lama: gampang marah, gampang dengki, gampang lupa diri.
Maka, sambutlah Ramadhan dengan hati yang bersih. Karena puasa bukan sekadar soal perut kosong. Tapi juga soal hati yang lapang.
Marhaban ya Ramadhan!
Politik | 2 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu