Menteri Ara Serahkan Sertipikat Rumah Cahaya untuk Pahlawan Terlupakan
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri penyerahan Sertipikat Hak Milik Rumah Cahaya kepada para “Pahlawan Terlupakan” di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Program tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.
Pemerintah Apresiasi Kolaborasi
Maruarar Sirait mengapresiasi kolaborasi yang melahirkan Program Rumah Cahaya. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan perumahan sekaligus memberikan penghargaan kepada para pahlawan.

“Saya sebagai Menteri Perumahan sangat senang melihat kolaborasi ini bisa menjadi wujud nyata perhatian kita kepada para pahlawan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.”
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BTN dan Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia (PHSI) yang turut menghadirkan program tersebut.
Bukan Sekadar Rumah
Menurut Maruarar, hunian yang diberikan bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol penghormatan negara atas perjuangan dan pengabdian para penerimanya.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan perumahan dapat dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, perbankan, yayasan, dunia usaha, dan masyarakat.
30 Rumah di Serang
Rumah Cahaya merupakan hasil kolaborasi BTN dan Yayasan PHSI. Pada tahap awal, sebanyak 30 unit dibangun di Serang, Banten.
Program tersebut diperuntukkan bagi mereka yang telah berjasa bagi Indonesia, antara lain veteran, mantan atlet yang mengharumkan nama bangsa, serta keluarga para pahlawan.
Setelah tahap awal, telah disiapkan tambahan 42 unit rumah, dengan rencana pengembangan hingga 300 unit.
Hashim: Pahlawan Harus Terus Diperhatikan
Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengatakan penyediaan hunian layak masih menjadi pekerjaan besar karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah maupun menempati hunian tidak layak.

Perhatian juga perlu diberikan kepada mereka yang gugur saat menjalankan tugas, termasuk petugas pemadam kebakaran dan petugas karhutla beserta keluarganya.
“Kita harus terus hadir untuk mereka,” tegas Hashim.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, Kepala BPOM Taruna Ikrar, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus, serta perwakilan negara sahabat.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Olahraga | 5 hari yang lalu
Opini | 1 minggu yang lalu
Daerah | 1 minggu yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Parlemen | 1 minggu yang lalu
Politik | 1 minggu yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu