Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

KPK Sambut Baik Pembentukan Kementerian Haji: "Akan Lebih Fokus Urusi Ibadah Haji"

Laporan: Firman
Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:38 WIB
Ilustrasi jemaah haji Indonesia - Repro -
Ilustrasi jemaah haji Indonesia - Repro -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Haji - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif keputusan pemerintah dan DPR membentuk Kementerian Haji. 

 

Instansi baru ini diharapkan dapat bekerja lebih fokus menangani penyelenggaraan ibadah haji, termasuk mengatasi berbagai masalah yang selama ini muncul.
 

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan, kehadiran kementerian khusus ini akan memudahkan pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan haji. 

 

"Tentu kan kalau dibentuk kementerian baru akan lebih fokus mengurusi itu saja, khusus mengurusi tentang haji ini," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
 

Dari Kuota Haji hingga Layanan Catering
 

KPK saat ini sedang mengusut kasus korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama pada 2024. Asep berharap, dengan dibentuknya Kementerian Haji, pelaksanaan ibadah haji ke depan akan lebih tertata dan transparan.
 

"Mulai dari masalah penempatan jamaah haji di Saudi Arabia, kemudian makanannya atau catering-nya," ujar Asep, menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh dalam layanan haji.
 

Pengelolaan Dana Haji yang Lebih Terarah
 

KPK meyakini pemerintah dan DPR telah mempertimbangkan matang pembentukan kementerian baru ini. Dengan adanya kementerian khusus, pengelolaan dana haji dan seluruh aspek penyelenggaraan ibadah haji diharapkan menjadi lebih terfokus dan efisien.
 

"Kan di sini ada juga pengelolaan dana haji, ada badan haji, dan lain-lain. Jadi, tentu akan lebih fokus kita harapkan seperti itu," tutur Asep.
 

Tantangan dan Harapan Ke Depan
 

Pembentukan Kementerian Haji tidak hanya sekadar perubahan struktural, tetapi juga menjadi ujian bagi pemerintah dalam membuktikan komitmen perbaikan penyelenggaraan haji. 

 

KPK berharap kementerian baru ini dapat bekerja secara transparan dan akuntabel, serta menghindari praktik-praktik koruptif yang selama ini membayangi ibadah haji.
 

Dengan fokus penuh pada urusan haji, diharapkan seluruh proses—mulai dari pendaftaran, pembinaan jamaah, hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci—dapat berjalan lebih lancar dan bermutu, memberikan pengalaman terbaik bagi jamaah haji Indonesia.rajamedia

Komentar: