Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Gubernur Lemhannas: Mahasiswa Harus Jadi Pemimpin Muda Profesional dan Cinta Tanah Air

Laporan: Halim Dzul
Rabu, 04 November 2026 | 04:08 WIB
Gubernur Lemhannas RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily saat memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/11/2026). - Foto: Dok. Lemhannas -
Gubernur Lemhannas RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily saat memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/11/2026). - Foto: Dok. Lemhannas -

RAJAMEDIA.CO — Banda Aceh — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menekankan pentingnya membangun kapasitas kepemimpinan mahasiswa yang diimbangi kompetensi profesional dan karakter kebangsaan.
 

Pesan tersebut disampaikan Ace Hasan saat memberikan kuliah umum bertema “Transformasi Kepemimpinan dan Inovasi Mahasiswa, Mengawal Ketahanan Nasional Demi Dampak Nyata untuk Negeri” di Auditorium Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/11/2026).

Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 2.000 mahasiswa dan civitas akademika USK. Hadir pula Rektor USK Prof. Mirza Tabrani serta para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Provinsi Aceh.
 

Kepemimpinan Harus Diimbangi Karakter Kebangsaan
 

Di hadapan ribuan peserta, Ace Hasan menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan simpul strategis dalam proses regenerasi kepemimpinan nasional. Karena itu, perguruan tinggi perlu memberikan ruang pembelajaran kepemimpinan tanpa mengesampingkan pembentukan kompetensi profesional dan karakter kebangsaan.
 

“Pembangunan kapasitas kepemimpinan mahasiswa tidak boleh menghilangkan upaya mencetak kompetensi profesional yang disertai pembentukan karakter kebangsaan,” tegas Ace Hasan.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin muda yang tidak hanya menguasai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap bangsa dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
 

Ia berharap perguruan tinggi dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kemampuan membaca perubahan lingkungan strategis serta mampu mengembangkan potensi kepemimpinan melalui berbagai ruang aktualisasi diri.
 

Ukuran Keberhasilan Kampus Harus Berdampak Nyata
 

Ace Hasan juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, publikasi ilmiah, maupun prototipe yang dihasilkan.
 

Lebih dari itu, keberhasilan harus tercermin dalam peningkatan produktivitas, perluasan kesempatan kerja, penguatan kemandirian teknologi, serta tumbuhnya solidaritas kebangsaan.
 

“Ukuran keberhasilan membangun kompetensi lulusan bukan hanya jumlah kegiatan, publikasi, atau prototipe yang dibuat, melainkan juga peningkatan produktivitas, perluasan kesempatan kerja, penguatan kemandirian teknologi, dan tumbuhnya solidaritas kebangsaan,” ujarnya.
 

Pesan tersebut menegaskan pentingnya menghubungkan proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan pembangunan dan tantangan nyata yang dihadapi masyarakat.
 

USK Didorong Jadi Pusat Keunggulan di Aceh
 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lemhannas mendorong Universitas Syiah Kuala terus mengembangkan perannya sebagai pusat keunggulan atau center of excellence di Tanah Serambi Mekkah.

Menurut Ace Hasan, Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Potensi tersebut perlu didukung oleh sumber daya manusia unggul yang mampu mengelola dan mengembangkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
 

“Saya mendorong Universitas Syiah Kuala untuk terus menjadi pusat keunggulan di Tanah Serambi Mekkah ini sebagai pencetak sumber daya manusia yang mampu menggali potensi kekayaan alam Aceh dan memperuntukkannya bagi kesejahteraan rakyat Aceh sendiri,” ungkapnya.
 

Ia menekankan, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan nasional. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mengoptimalkan potensi daerah.
 

Didampingi Jajaran Pimpinan Lemhannas
 

Dalam kegiatan tersebut, Ace Hasan didampingi Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Deputi PPNK Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, serta Direktur Sosialisasi dan Media Sosial Brigjen Pol. Syahrir Sahrin.
 

Kehadiran pimpinan Lemhannas di lingkungan kampus diharapkan memperkuat ruang dialog antara lembaga negara dan perguruan tinggi, khususnya dalam membangun kepemimpinan generasi muda yang berwawasan kebangsaan.
 

Melalui kuliah umum tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi atau jabatan, melainkan kemampuan menghadirkan gagasan, inovasi, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: