Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Deddy Siorus Soroti Lonjakan Kinerja ATR/BPN: Benar Membaik atau Cuma...?

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:52 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus - Humas DPR -
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator - Komisi II DPR RI menyoroti pola capaian kinerja layanan pertanahan yang dinilai belum konsisten sepanjang tahun. Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja spesifik ke Kantor Wilayah ATR-BPN Jakarta Barat, Kamis (15/1/2026).
 

Berdasarkan paparan, capaian layanan meningkat signifikan pada empat bulan terakhir, bahkan menembus 90-99 persen. Sementara pada periode Januari hingga Agustus, capaian hanya berada di kisaran 70-80 persen, meski jumlah berkas relatif sama.
 

“Kita pengen tahu apakah karena jumlah berkas yang masuk atau dari pihak kita sebagai ATR BPN sebagai pelayanan,” ujar anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus.
 

Pola Serupa Terlihat di Jakarta Timur, Lonjakan Diduga Tak Wajar
 

Pola serupa juga terlihat di Jakarta Timur, di mana capaian kinerja meningkat bertahap dari 66 persen, 74 persen, hingga mencapai 90 persen. Anggota Komisi II menilai lonjakan ini perlu dianalisis mendalam agar tidak sekadar menjadi capaian administratif tanpa perbaikan sistemik.
 

Komisi II DPR RI menegaskan bahwa kinerja pelayanan publik harus diukur dengan standar waktu, indikator capaian, serta beban kerja yang jelas. Tanpa itu, peningkatan kinerja sulit dievaluasi secara objektif dan berisiko tidak berkelanjutan.
 

Komisi II DPR Dorong ATR/BPN Susun Standar Layanan Berbasis KPI
 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mempertanyakan ukuran kinerja yang terukur, bukan sekadar laporan di atas kertas.
 

“Kalau gak ada itu gimana kita ngukur kinerja masing-masing kantor?” tambah Deddy.
 

Oleh karena itu, Komisi II DPR RI mendorong Kementerian ATR/BPN untuk menyusun standar layanan berbasis Key Performance Indicator (KPI) agar pelayanan pertanahan dapat dievaluasi secara transparan dan adil.rajamedia

Komentar: